Bule Australia yang Diduga Dibunuh di Danau Poso Terdapat Luka Akibat Melakukan Perlawanan
Jenazah Richardson Stephen James telah dilakukan pemeriksaan luar (PL) oleh tim medis Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah
Penulis: imam rosidin | Editor: imam rosidin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jenazah Richardson Stephen James (63), WNA asal Australia yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Jalan Danau Poso Nomor 19 B Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali telah dilakukan pemeriksaan luar (PL) oleh tim medis Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Senin (8/5/2017) malam.
Dari hasil PL ditemukan luka akibat kekerasan benda tajam dan tumpul.
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi, menjelaskan jenazah mengalami patah pada tulang tengkoraknya.
Selain itu juga terdapat luka lecet di anggota gerak dan badannya. Luka pada anggota gerak tersebut juga bisa dikatakan akibat adanya perlawanan.
"Ada sejumlah luka terbuka yang bervariasi di kepalanya akibat kekerasan benda tajam dan kekerasan benda tumpul,” jelasnya, Selasa (9/5).
Ditanya mengenai waktu kematian, Dudut enggan menjelaskan karena bisa digunakan sebagai alibi oleh pelaku.
Hanya saja, ada kemungkinan waktu kematiannya kurang lebih 24 jam sebelum dilakukan PL.
"Penyebab pastinya tidak bisa dijelaskan karena diperlukan tindakan autopsi. Dilihat dari hasil lukanya, kemungkinan penyebab kematian ada di kepala korban," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembunuhan_20170508_211522.jpg)