Berita Denpasar
Modus Minta Air, Yanto Lakukan Pencurian dan Kekerasan di Gerai Laundry Bali, Korban di Cekik
Aksi Brutal di Laundry Hayam Wuruk Denpasar Bali, Heri Yanto Sekap dan Cekik Owner Wanita Lalu Banting Ponsel Hingga Hancur
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur meringkus seorang pria bernama Heri Yanto (31), tak lama setelah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di sebuah gerai laundry di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur, Bali.
Pelaku nekat menyekap dan mencekik pemilik laundry setelah sebelumnya berpura-pura meminta air minum kepada korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 25 Februari 2026, sekitar pukul 07.30 WITA, kejadian bermula saat korban, Tjong Silvia Sugianto (35), sedang berjaga di tokonya, Bersih Laundry.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa pelaku datang dengan dalih meminta air, namun situasi berubah mencekam setelah korban memenuhi permintaan tersebut.
Baca juga: Pencurian Water Meter Marak, Polsek Kuta Selatan Masih Dalami dan Cek CCTV
"Setelah diberikan air minum, korban kembali duduk di meja kasir. Namun secara tiba-tiba, pelaku menutup pintu laundry dan menguncinya dari dalam," ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Rabu 8 April 2026.
"Merasa terancam, korban langsung lari ke lantai dua untuk meminta pertolongan kepada karyawannya," imbuhnya.
Saat korban berusaha mencari bantuan, pelaku memanfaatkan situasi dengan mengambil ponsel milik korban yang diletakkan di atas tumpukan pakaian dan menyimpannya di saku celana.
Karyawan korban yang bernama Vino sempat turun untuk berkomunikasi dengan pelaku, sementara korban berusaha membangunkan penghuni kos di lokasi tersebut agar segera menghubungi layanan kepolisian 110.
Nahas, saat korban merasa situasi sudah mulai aman dan mencoba turun ke lantai bawah, pelaku justru bertindak semakin beringas.
Heri Yanto langsung menarik baju korban dan mencekik lehernya dengan kuat.
Tak hanya mencekik, pelaku juga memasukkan tangannya ke dalam mulut korban hingga mengakibatkan luka serius.
"Pelaku mengakui telah mencekik leher korban menggunakan tangan kosong dan memitingnya," tuturnya.
Dalam kejadian itu, salah satu tangan pelaku bahkan dimasukkan ke mulut korban.
Vino dan seorang penghuni kos bernama Pram segera bertindak memisahkan pelaku dan mengamankannya agar korban bisa terlepas.
Aksi pelaku tidak berhenti di sana. Karena merasa emosi saat dihalangi, Heri Yanto justru mengambil ponsel milik korban dan membantingnya ke lantai hingga hancur berkeping-keping.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Modus-Minta-Air-Yanto-Lakukan-Pencurian-dan-Kekerasan-di-Gerai-Laundry-Bali-Korban-di-Cekik.jpg)