Berita Badung
Pencurian Water Meter Marak, Polsek Kuta Selatan Masih Dalami dan Cek CCTV
Bendesa Adat Pecatu yang juga Anggota DPRD Badung itu pun mengungkapkan kekhawatiran bertambahnya water meter yang hilang.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Aksi pencurian water meter kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kuta Selatan dan jadi sorotan hangat di media sosial.
Dalam unggahan video berdurasi 25 detik menampilkan water meter PDAM hilang di wilayah Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa. Dari takarir unggahan tersebut tertulis:
“Terjadi lagi, Sejumlah water meter milik warga hilang dicuri dikawasan Kuta Selatan Badung. Diantaranya Empat unit di lingkungan Banjar Cenggiling dan tujuh unit di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Minggu (22/3).
Semoga pihak kepolisian segera mengusut kasus yang sudah terjadi dari setahun belakang ini.
Source WAG”.
Selain kejadian di wilayah Jalan Labuan Sait, di wilayah Desa Pecatu pun warga juga melapor hilangnya water meter miliknya kali ini terdapat tiga unit yang dicuri maling.
Baca juga: JAGA Citra di Mata Investor Global! Polda Bali Komitmen Berantas Kasus Penipuan Investasi di Bali
Baca juga: TEMBUS 3.152 Orang dalam Sehari, Terminal Mengwi Diserbu Pemudik!
Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan lokasinya saling berdekatan. “Ya, ada tiga yang hilang. Tiga titik,” ujar Made Sumerta, Jumat (27/3).
Tiga titik tersebut itu pertama di pertigaan menuju Pura Wi Mukti, titik kedua berada sekitar 120 meter dari lokasi pertama, dan terakhir di kawasan Pura Beji.
Di mana water meter yang hilang di Pura Beji sendiri, menurut Sumerta, sudah hilang sejak sekitar empat bulan lalu dan hingga kini belum dilakukan penggantian. “Yang di Pura Beji itu hilangnya waktu kejadian sebelumnya, sampai sekarang belum diganti,” imbuhnya.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah mengenai peristiwa pencurian water meter PDAM yang terus berulang kejadiannya di wilayah Kuta Selatan, Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, mengatakan pihaknya akan menindaklanjutinya.
“Kami tindak lanjuti kembali. Masih kami dalami dan kami upayakan menyusuri CCTV dan petunjuk lainnya,” kata AKP Bhayangkara.
Bendesa Adat Pecatu yang juga Anggota DPRD Badung itu pun mengungkapkan kekhawatiran bertambahnya water meter yang hilang.
Namun pihaknya mengapresiasi langkah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama yang telah memasang pengaman berupa pelindung besi pada beberapa meteran yang sebelumnya hilang.
“Yang sudah ditangani memang sudah dipasang pengaman besi. Tapi yang lama-lama ini masih banyak yang belum ada pengaman, ini yang rawan hilang,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya berharap dilakukan revitalisasi secara menyeluruh terhadap seluruh instalasi water meter, khususnya dengan pemasangan pelindung besi guna mencegah pencurian berulang. (zae)
| Terungkap Mobil Dihancurkan di Kuta Milik Anggota Polres Malang yang Sedang Wisata, Tak Ada Cicilan |
|
|---|
| Debt Collector Hancurkan Mobil Pasutri dan Teriaki Maling di Kuta, Dua Pelaku Diamankan |
|
|---|
| METERAN Air Kerap Hilang & Krisis Air di Pecatu, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung |
|
|---|
| Bupati Badung Pimpin Prosesi Matur Piuning Jelang Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu |
|
|---|
| Salah Satu Provokator Perusak Mobil di Kuta Positif Nyabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Unggahan-video-viral-water-meter-PDAM-di-Kuta-Selatan-kembali-hilang-dicuri.jpg)