Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali Paradise

Best Restaurant Versi Tribun Bali, Selera Klasik dan Suasana Bersantap yang Sempurna

Ingin merasakan sajian klasik atau menikmati makanan dengan atmosfer yang nyaman di Bali?

Istimewa
Hidangan Rumah Luwih 

TRIBUN-BALI.COM – Ingin merasakan sajian klasik atau menikmati makanan dengan atmosfer yang nyaman di Bali?

Ini dia dua Best Restaurant versi Tribun Bali!

1.  Selera Klasik: Sajian Menu Peranakan di Rumah Luwih

Rumah Luwih, resort yang baru saja diresmikan di daerah Pantai Lebih Gianyar yang tenang, merupakan perpaduan antara gaya kolonial Belanda dipadu dengan detail budaya Tionghoa dan Bali

Design dan dekorasinya merupakan bukti masa lalu yang indah.

()

Melalui warisan tradisi tersebut, Rumah Luwih menyajikan special menu Peranakan setiap hari Minggu mulai pukul 11:00 sampai 15:00 Wita.

Peranakan atau biasa disebut Nonya adalah sajian hidangan dari para peranakan, yakni para imigran Tionghoa yang tinggal di Penang, Malaka, Singapura dan Indonesia dan menikah dengan warga Melayu.

Bahasa Melayu Nonya merupakan penghormatan kepada para wanita dengan status social yang menonjol di masyarakat dan sekaligus juga mengacu pada menu Peranakan.

Masakan Nonya merupakan perpaduan antara bumbu masakan yang berbeda yang dimasak dengan teknik yang biasa digunakan oleh warga Melayu , berpadu dengan gaya memasak Indonesia yang terkenal beraroma tajam dan pedas. 

()

Rasa masakan Nonya ditentukan oleh rempah-rempah dan bumbu yang digunakan.

Aneka rempah ditumbuk dengan alu dan lesung dengan teknik khusus yang menghasilkan rasa yang unik melalui metode preparasi.

Para keluarga menjaga kerahasiaan resep ini dan diturunkan turun menurun.

Sajian special Rumah Luwih akan menyajikan citarasa yang kompleks ini dalam sejumlah hidangan yang dimulai dengan Ikan Acar Kuning, dimana acar kunyit dikombinasikan dengan aneka sayur dan suwiran ikan.

Bawang putih pedas dan saus bawang merah  bergaya Nonya menghiasi irisan pork, adapun papaya dan aneka sayur dicampur dengan parutan kelapa dan disajikan dengan olahan ayam.

Hidangan sup terbuat dari ayam dan sayuran yang diperkaya dengan cita rasa Peranakan termasuk dengan penambahan daun sereh dan bawang putih.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved