PPDB Gelombang II Dibuka SMA Ini Hanya Kebagian Sembilan Orang Siswa
Purna awalnya sempat optimis dengan Penerimaan Peseta Didik Baru (PPDB) 2017 karena diambil alih oleh provinsi
Penulis: I Made Argawa | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Made Purna tampak sibuk merapikan berkas kusam yang bertumpuk di lemari.
Sepinya kegiatan membuat kepala sekolah SMA TP 45 Tabanan itu tidak terlalu sibuk selain membenarkan tata letak berkas-berkas di dalam kantornya.
Purna awalnya sempat optimis dengan Penerimaan Peseta Didik Baru (PPDB) 2017 karena diambil alih oleh provinsi, selain itu saat sosialisasi memang ditekankan pemerataan dan pembatasan penerimaan siswa di sekolah negeri.
"Sempat optimis, Tapi kenyataannya, dibuka lagi gelombang penerimaan kedua di SMA negeri. Saya tidak bisa ngomong apa-apa," katanya.
Pihaknya pun sempat membuat brosur serta spanduk yang dipasang di SMAN 2 Tabanan, bahwa SMA TP 45 Tabanan siap menampung siswa lagi, karena sejak 2015 tidak ada siswa yang daftar.
Ia menyebutkan hal itu dilakukan karena kepala sekolah SMAN 2 Tabanan I Gede Wayan Samba memberikan masukan bahwa akan banyak siswa yang tidak bisa masuk negeri pada tahun ini.
"Padahal SMAN 2 Tabanan bilang siap mau bantu. Sekarang hanya ada tujuh siswa di kelas XII ," terangnya.
Disebutkan, awalnya ada sekitar 31 siswa yang daftar. Purna memprediksi paling tidak 20 siswa akan jadi sekolah di SMA TP 45. Namun, dibuka gelombang pendaftaran kedua di SMA negeri sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 442.1/40269/Disdik tentang PPDB. "Yang daftar kembali baru sembilan orang," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seorang-guru-melintas-di-lorong-sekolah_20170710_184239.jpg)