Satpam Umumkan Kebakaran Ruang Humas RSUP Sanglah Lewat Pengeras Suara
Kebakaran terjadi disebabkan konsleting arus listrik pada sebuah alat komputer.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Hisyam Mudin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Satpam yang tengah berjaga dikejutkan adanya kepulan asap yang keluar dari jendela ruang Humas RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.
Petugas ini kemudian memberitahukan kepada para penjaga lain melalui alat pengeras suara jika ada kebakaran.
Kebakaran tersebut berlangsung pada Minggu (23/7/2017) pukul 04.00 Wita.
Kebakaran terjadi disebabkan konsleting arus listrik pada sebuah alat komputer.
I Ketut Sudartana, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, saat ditemui kemarin mengatakan, kebakaran diketahui berawal dari satpam yang melihat kepulan asap api di ruangan Sub Bag P3, Humas RS Sanglah lewat jendela sisi timur.
Kemudian lewat sound speaker, satpam mengumumkan ke semua petugas yang ada di area RS Sanglah.
Selanjutnya, para petugas medis yang mendengar informasi tersebut langsung datang ke lokasi dengan membawa 32 alat pemadam dan membantu proses memadamkan api.
Karena kepulan asap api semakin banyak, petugas menghubungi pemadam kebakaran. Namun, sebelum Damkar tiba, 15 menit, api berhasil dipadamkan. "Sebelum Damkar tiba, api sudah berhasil dipadamkan.
Diduga karena konsleting listrik. Mungkin kabelnya sudah terlalu lama dan tidak dicek sehingga kabel terputus. Buktinya salah satu komputer meledak," ungkap Sudartana.
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, satu unit komputer, alat printer beberapa arsip dokumen dilahap si jago merah. Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir Rp 10 juta.
Pasalnya, selain satu unit komputer hangus terbakar, kondisi bangunan pada ruangan juga harus direnovasi ulang dengan mencat tembok dan memasang jendela.
Untuk menunjang aktivitas beberapa hari kedepan, para staf Humas RSUP akan menggunakan ruangan Hukum RS Sanglah untuk sementara.
"Hari ini saya akan minta para tukang untuk mencat tembok dan memasang jendela. Dua hari lagi sudah bisa digunakan karena hari ini bisa diselesaikan," ujarnya.
Dikatakan Sudartana, terkait dengan peristiwa tersebut, untuk ke depannya pihak managemen RSUP Sanglah akan menugaskan di setiap unit untuk membentuk piket jaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kebakaran-4_20170724_101119.jpg)