Tinggal Menghitung Hari, 12 Napi Anggota Ormas di Bali Dikirim ke Nusakambangan, Ini Tujuannya!
Kapolda menyebutkan, dari 12 orang napi Lapas Kerobokan tersebut adalah anggota ormas-ormas besar di Bali.
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI .COM, DENPASAR - Kepolisian Daerah (Polda) Bali akan memindahkan 12 orang narapidana dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Badung, ke Lapas Kelas II A Besi di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.
Napi yang dikirim ke Nusakambangan merupakan para tahanan yang berkaitan dengan organisasi masyarakat (ormas) di Bali.
Baca: Detik-detik Jelang Pemindahan Napi Anggota Ormas di Bali ke Nusakambangan, Begini Pengamanannya!
Rencana pemindahan tersebut disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose setelah acara Coffee Morning bersama awak media di Kertalangu, Denpasar, Bali, Selasa (22/8/2017).
Bahkan pemindahan tersebut tinggal menghitung hari, yakni pada Jumat (25/8/2017) lusa.
Selain berasal dari anggota ormas, tahanan yang dipindahkan ke Nusakambangan yang dikenal angker tersebut juga termasuk napi warga negara asing (WNA) dengan tindak pidana narkotika.
"Pada tanggal 25 (Agustus 2017) kita akan melakukan pergeseran narapidana yang menurut kacamata saya adalah organizer crime. Narapidana yang terjerat kasus kejahatan terorganisasi dan narkotika. Jumlahnya 12 orang yang terkait dengan ormas serta para pelaku narkoba dari luar negeri," tegas Petrus Golose.
Kapolda menyebutkan, dari 12 orang napi Lapas Kerobokan tersebut adalah anggota ormas-ormas besar di Bali.
Mereka berasal dari berbagai latar belakang kasus mulai dari kriminal sampai narkoba.
"Akan ada dari Laskar Bali, Baladika, dan Pemuda Bali Bersatu yang akan dipindahkan ke Nusakambangan bersama dengan narapidana narkotika," tambahnya.
Pemindahan itu dilakukan dalam mencegah kejahatan terorganisir di Bali.
Artinya, sekalipun menghuni Lapas Kerobokan, para anggota ormas itu tetap bisa mengendalikan berbagai jenis kejahatan di Bali melalui anggota ormas lainnya.
Berharap Lancar
Petrus Golose mengaku Polda Bali sudah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terkait dengan pemindahaan napi dari Bali ke Nusakambangan.
"Kami sudah bekerjasama dari pihak kepolisian dengan Kemenkumham. Semoga rencana ini bisa berjalan lancar," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/irjen-pol-petrus-reinhard-golose_20170823_094947.jpg)