Curi Induk Ayam Impor di Baturiti, Dua Petani Diciduk Polisi
Dua orang petani di Baturiti nekat mencuri induk ayam impor pada siang bolong.
Penulis: I Made Argawa | Editor: imam rosidin
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Dua orang petani di Baturiti, Tabanan, Bali nekat mencuri induk ayam impor senilai Rp 5 Juta pada siang bolong.
Dua orang pelaku, yakni I Komang Suarna (32) asal Banjar Juwuklegi, Desa Batunya dan I Nyoman Sudiarsa (42) asal Banjar Baturiti Kelod harus berurusan dengan polisi karena mengambil ayam di kandang milik I Made Permana (41) Asal Banjar Baturiti Kelod.
Informasi yang berhasil dihimpun, pada Selasa (19/9/2017) sekitar pukul 11.00 wita kedua pelaku sempat membantu menangkap ayam korban yang sempat lepas dari kandang.
Kemudian pelaku I Komang Suarsa berhasil menangkap ayam tersebut, tapi selanjutnya pelaku lain, I Nyoman Sudiarsa malah mengambil karung plastik bekas pakan ayam dan memasukkan ayam itu ke dalamnya.
Ayam dalam karung plastik dimasukkan dalam baju Sudiarsa agar tidak diketahui oleh korban.
Mengetahui ayamnya hilang di kandang, I Made Permana lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Baturiti sekitar pukul 18.00 wita.
Sekitar dua jam setelah laporan, anggota Polsek Baturiti membawa kedua tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Motif pelaku mengambil ayam sementara adalah ekonomi, karena baru ditangkap, masih dilakukan lidik,” kata Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sumadi, (21/9/2017).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-ayam_20170921_170249.jpg)