Gunung Agung Terkini
Inilah 5 Kabar Hoax Gunung Agung, Ada yang Bikin Panik Masyarakat di Surabaya
Sejak Gunung Agung ditetapkan statusnya menjadi awas pada Jumat (22/9/2017) lalu, ribuan warga yang tinggal di daerah zona merah langsung diungsikan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejak Gunung Agung ditetapkan statusnya menjadi awas pada Jumat (22/9/2017) lalu, ribuan warga yang tinggal di daerah zona merah langsung diungsikan ke tempat yang aman.
Status awas tersebut membuat warga di seluruh Indonesia ingin tahu bagaimana perkembangan terbaru dari Gunung Agung.
Namun, situasi bencana semacam ini nampaknya dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengeruk keuntungan.
Satu diantaranya adalah menyebar hoax agar situs yang dikelolanya menuai banyak visitor.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya beberapa kali mengklarifikasi berita hoax yang membuat panik masayarakat tersebut.
Berikut adalah kabar hoax mengenai perkembangan Gunung Agung.
1. Video Gunung Agung Meletus Dahsyat
Belum lama ini jagat maya dihebohkan dengan sebuah video yang diunggah di youtube mengenai Gunung Agung yang sudah meletus.
Dalam video tersebut diperlihatkan seolah-olah Gunung Agung telah mengeluarkan lava pijar dan menyemburkan awan panas.
Dalam akun twitternya, @Sutopo_BNPB mengatakan bahwa video tersebut adalah Hoax.
Yang berada dalam video tersebut adalah letusan Gunung Sinabung pada 2015 yang lalu.
2. Pesan Berantai di Grup Whatsapp
Hoax kali ini ramai beredar di kota Surabaya, Jawa Timur.
Kabar bohong tersebut disebarkan melalui grup-grup whatsapp yang menyebutkan bahwa Gunung Agung telah meletus dan abu vulkaniknya diperkirakan samapai ke Surabaya.
Sontak warga yang di Surabaya heboh dan langsung mendatangi toko-toko untuk membeli masker.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20170926_123928.jpg)