Gunung Agung Terkini
Desa Bungaya Kangin Beralih Jadi Zona Merah, Warga Sudah Pulang dari Posko Lalu Kembali Mengungsi
Perbekel Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, I Gede Pawana, mengaku pemetaan daerah KRB membingungkan dirinya maupun warganya.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ngurah Putra tetap mengimbau warga untuk tetap mengungsi sesuai peta PVMBG.
Seandainya ada warga yang merasa aman tak mengungsi, dipersilakan.
Pengalaman tahun 1963, sebagian Desa Duda terkena dampak bencana seperti lahar.
"Tidak hanya Desa Duda serta Duda Timur yang seperti ini. Desa Selat juga mengeluhkan masalah sama. Menurut peta kawasan bencana Gunung Agung, Desa Selat masuk radius 12 kilometer. Tapi Selat tak dimasukkan ke kelompok desa rawan bencana," ungkapnya.
Dalam rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG, desa-desa yang dinyatakan sebagai kawasan bencana Gunung Agung berada sekitar radius 9 kilometer ditambah perluasan sektoral 12 kilometer arah utara, timur laut, dan tenggara-selatan-barat daya.
Kembali Mengungsi
Gubernur Pastika mengatakan, saat ini ada 28 desa --sebelumnya 27 desa-- yang dinyatakan rawan bencana karena berada di radius 12 kilometer.
Tambahan satu desa lagi yakni Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.
Sementara 50 desa --dari sebelumnya 51-- masuk zona aman.
"Kemarin diberitahu 27 desa sekarang bertambah jadi 28 desa. Tambahannya Desa Bungaya Kangin. Sedangkan 50 desa dinyatakan aman, dengan asumsi bahaya 12 kilometer dari puncak kawah," ujarnya.
Penetapan Desa Bungaya Kangin sebagai daerah KRB ini membuat warganya kebingungan.
Sebagian warga Desa Bungaya Kangin yang baru kembali dari posko pengungsian terpaksa mengungsi lagi setelah status desanya beralih dari zona aman menjadi kawasan rawan bencana.
Maryati, warga Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, terpaksa mengungsi kembali setelah Bungaya Kangin dinyatakan masuk status rawan oleh pemerintah, Minggu (1/10/2017).
Sebelumnya Desa Bungaya Kangin masuk zona aman, namun sebagian warga memilih mengungsi karena panik dan takut.
Pemerintah kemudian meminta pengungsi dari zona aman untuk pulang ke desa masing-masing.