Ini Kejahatan MAD, Begal Bocah Yang Otaki Kejahatan Di Beberapa Wilayah Denpasar
Otak aksi ini ialah MAD, remaja 15 tahun yang juga pernah nekat untuk menusuk korbannya.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejahatan begal di daerah Denpasar, Bali bisa disebut cukup tinggi.
Kejahatan jalanan seperti ini kerap dilakukan oleh remaja-remaja tanggung yang nekat melakukan pengeroyokan hingga perampasan.
Nah, aksi itu ternyata tak lepas dari seorang bocah yang berlaku sebagai otak kejahatan.
Polsek Denpasar Selatan, berhasil meringkus sembilan orang tersangka. Ke sembilannya ialah MAD (15), KAP (15), RZL (15), IKR (15), IKA (15), IWRM (15), KAS alias IMUNG (17), SDC alias DWIK (15) dan IGAP (15).
Otak aksi ini ialah MAD, remaja 15 tahun yang juga pernah nekat untuk menusuk korbannya.
Bangkit menjelaskan, MAD melakukan kejahatan di enam TKP.
Dua TKP yang terakhir ialah di seputaran Jalan Sidakarya dan Jalan Tukad Barito yang merupakan wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan.
"Di wilayah kami ada beberapa kali dan ada yang di luar wilayah kami," ucapnya Senin (2/10/2017).
Enam aksi itu, sambung Bangkit, diotaki oleh MAD.
Aksi dilakukan di Jalan Tukad Yeh Aya pada 25 Agustus 2017 lalu, kemudian di Jalan Tukad Barito pada 24 Agustus 2017, kemudian di Jalan Buluh indah Denpasar Barat, lalu di Jalan Gunung Agung Denpasar Barat, yang ke lima di Simpang Enam Jalan Teuku Umar Denpasar Barat, lalu di Jalan Sidakarya Densel pada 28 September 2017 dan terakhit di Jalan Simpang Enam Denpasar Barat usau melakukan aksi di Jalan Sidakrya.
"Mereka selalu melakukan berkelompok dan tak segan memukul bahkan menusuk korbannya. Dan orak aksi ini ialah MAD," bebernya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-begal_20160621_162347.jpg)