Bali Paradise
Eloknya Air Terjun Yeh Hoo, Tersembunyi di Balik Rimbunnya Tegalan Jatiluwih
Yeh Hoo berlokasi di Banjar Gunungsari Umakayu, Desa Jatiluwih, Tabanan. Untuk mencapai lokasi ini sesungguhnya tidaklah sulit.
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Jatiluwih rupanya tidak hanya menghadirkan pesona berupa sawah dan teraseringnya. Ia pun menyimpan sisi cantik lain yang sayang dilewatkan.
Air terjun Yeh Hoo adalah wajah lain dari Jatiluwih. Tersembunyi di balik rimbunnya tegalan, lokasi ini sangat cocok sebagai tempat untuk relaksasi, dan selfie tentunya.
Yeh Hoo berlokasi di Banjar Gunungsari Umakayu, Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Untuk mencapai lokasi ini sesungguhnya tidaklah sulit.
Jika Anda bermaksud menengok kawasan wisata Jatiluwih, tepat di sebelah kanan loket karcis, Anda akan menemukan petunjuk jalan menuju air terjun Yeh Hoo.
Setelahnya Anda akan diajak untuk melewati jalan beralas semen yang bentuknya menanjak. Kira-kira 300 meter berjalan, Anda akan menemukan tempat untuk memasuki kawasan air terjun.
Bagi yang membawa kendaraan roda empat harap perlu berhati-hati ketika memasuki jalan ini, sebab lebarnya hanya muat untuk satu mobil saja.
Sama seperti kawasan air terjun lain di Bali, dari lokasi parkir, Anda perlu berjalan menuruni anak tangga untuk dapat melihat air terjun.
Beruntungnya di Yeh Hoo, akses jalan sudah tertata. Perjalanan dapat dilakukan dengan mudah sebab sudah difasilitasi dengan anak tangga.
Menurut Ade Purnama, pengelola air terjun Yeh Hoo, dari lokasi parkir ke air terjun sesungguhnya dapat ditempuh dalam waktu singkat.
“Hanya perlu lima menit untuk turun, sebab jaraknya hanya sekitar 200 meter,” ungkapnya.
Akan tetapi bagi mereka yang pertama kali berkunjung, rasanya sayang bila berjalan terburu-buru. Sebab pemandangan yang ditawarkan sepanjang jalan menuju Yeh Hoo juga tak kalah menakjubkan. Anda bisa melihat pesona air sungai yang mengalir melewati bebatuan besar.
Bagi pecinta serangga, wilayah sekitar Yeh Hoo adalah rumah bagi capung air dan kupu-kupu yang kecantikannya juga sayang dilewatkan.
Tak ketinggalan pemandangan air terjun mini yang langsung berhadapan dengan sawah.
Ade menjelaskan asal-usul air terjun mini tersebut.
“Air terjun mini itu seringkali dikira air terjun Yeh Hoo, padahal berbeda. Air terjun mini tersebut memiliki sumber air yang berbeda dengan Yeh Hoo. Airnya keluar langsung dari dalam tanah,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/air-terjun-yeh-hoo_20171007_164513.jpg)