Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Siswa Berdoa Agar Selamat Dari Erupsi Gunung Agung
Dalam peringatan ini semua siswa dan guru berdoa untuk keselamatan dari bencana jika terjadi erupsi Gunung Agung
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Ribuan siswa dan serta guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di Karangasem menggelar doa dan istighosah bersama dalam memperingati Hari Santri yang jatuh 22 Oktober 2017.
Acara digelar, Sabtu (21/10), di Masjid Jami Baiturrahim, Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.
Dalam peringatan ini semua siswa dan guru berdoa untuk keselamatan dari bencana, seperti erupsi Gunung Agung.
Ketua Panitia Peringatan Hari Santri, Haji Aminudin menjelaskan, peringatan Hari Santri yang dikemas dalam doa dan istighosah bersama pertama kali digelar di Bumi Lahar.
Dalam doa tersebut, peserta memohon keselamatan dari bencana erupsi Gunung Agung.
Maklum, hingga kini status Gunung Agung masih berstatus awas.
"Acara digelar untuk sambut hari santri nasional dan doa bersama mohon perlinduang kepada Allah dari Bencana Gunung Agung,"katanya.
Melalui doa dan istighosah ini diharapkan terhindar dari erupsi Gunung Agung.
Jika seandainya meletus, semoga dampaknya tak meluas.
Sehingga warga di Karangasem tetap merasa aman serta nyaman.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah di MTs Ma'arif Bebandem ini mengaku, kegiatan ini dihadiri oleh pejabat dari lembaga Pendidikan Islam (pendis) Kementerian Agama Karangasem.
Peserta yang hadir mencapai sekitar 2.800 orang.
Ditambahkn, usai doa dan istighosah brsama digelar, acara dilanjutkan dengan tausiah (ceramah).
Dalam tausiah tersebut, dibahas tentang peran santri dalam Kemerdekaan RI, tujuan siswa dan santri nuntut ilmu dalam rangka membentuk akhlaqul karimah.
"Dalam tausiah juga berisi menjadi anak sholeh, meneladani rasulullah dan ketokohan para sahabat nabi. Teladannya beliau perlu dicontoh untuk menjadi generasi yang selamat dunia dan akhirat," kata Haji Aminudin, Minggu (22/10/2017).
Acara peringatan hari santri nasional, dan doa bersama untuk keselamatan dari bencana erupsi Gunung Agung berjalan cukup lancar dan khidmat. Acara ini bekerjasama dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser, serta Satkam Kecicang Islam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/santri_20171022_211558.jpg)