Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Razia Preman dan Praktik Permainan Tarif di Terminal Mengwi, Polda Bali Kerahkan 55 Personel

Puluhan personel Polda Bali yang dilengkapi senjata laras panjang datang ke Terminal Mengwi dilengkapi senjata untuk menberantas tindak premanisme.

Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Polda Bali Lakukan Razia Preman dan calo tiket atau awu-awu di Terminal Mengwi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jajaran personel Operasi Sikat Agung 2017 bersama Satgas Quick Wins Berantas Premanisme Polda Bali melakukan razia preman yang ada di Terminal Klas A Mengwi, Badung.

Razia ini dipimpin langsung oleh Kabag Binopsnal Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Hagnyono dengan melibatkan 55 personel yang terdiri dari Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, Reskrimum, dan Intelkam.

Puluhan personel Polda Bali yang dilengkapi senjata laras panjang datang ke Terminal Mengwi dilengkapi senjata untuk memberantas tindak premanisme.

AKBP Hagnyono mengatakan, tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi dengan menaikan tarif angkutan yang tidak sesuai ketentuan.

"Kami selaku petugas penumpas premanisme yang dibentuk Bapak Kapolda sesuai program Kapolri akan menindak tegas terhadap kegiatan preman yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang ada di terminal Mengwi," kata AKBP Hagnyono, Sabtu (28/10).

Mantan Wakapolres Jembrana ini menjelaskan bahwa terminal Mengwi adalah terminal perubahan dari terminal biasa menjadi terminal provinsi atau terminal tipe A.

Sebelumnya, kendaraan bus yang datang dari Pulau Jawa atau provinsi lain langsung menuju ke terminal Ubung.

Namun, sekarang ini bus-bus tersebut harus menurunkan penumpang di terminal Mengwi karena terminal Ubung sudah berubah menjadi terminal tipe C.

Permasalahan yang muncul adalah kendaraan yang mengangkut penumpang dari terminal Mengwi ke terminal Ubung. Ada yang menaikan tarif tidak sesuai kesepakatan bersama dan ada mobil pribadi yang ikut memanfaatkan situasi untuk mencari penumpang.

AKBP Hagnyono mengaku, akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menertibkan kendaraan gelap yang ikut beroperasi di terminal Mengwi.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved