Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

6.000 Pengungsi Gunung Agung Sudah Tinggalkan Klungkung, Apakah Pulang Secara Permanen?

Sebagian besar pengungsi pulang dan menetap di kampung halaman usai penuruan stastus Gunung Agung dari Awas menjadi Siaga.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Para pengungsi naik bus yang mengantar mereka pulang ke kampung halaman, Selasa (7/11/2017). 

TRIUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Di depan tenda berwarna biru yang masih berdiri di Pos Pengungsian Gor Swecapura, di Desa Gelgel, Klungkung, Selasa (7/11/2017), I Putu Adita Pramana (10) tampak asyik bermain bersama adiknya, I Kadek Deva Dwipayana (8).

Mereka menggunakan tenda kosong yang sebelumnya ditempati pengungsi untuk bermain sepuasnya.

Baca: Genta Sulinggih dari 9 Penjuru Mata Angin Mengalun di Pos Pantau Gunung Agung, Ini yang Terjadi

Di lapangan GOR Swecapura berdiri 20 tenda.

Saat ini hampir seluruhnya kosong.

Sebagian besar pengungsi pulang dan menetap di kampung halaman usai penuruan stastus Gunung Agung dari Awas menjadi Siaga.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, I Putu Widiada menjelaskan, dari total 18.000 jiwa jumlah pengungsi di Klungkung, mereka yang pulang permanen dan melapor secara resmi kepada petugas tercatat mencapai sekitar 6.000 orang dua hari lalu.

Ia memprediksi banyak pengungsi yang pulang dan menetap di kampung halamannya tanpa melapor terdahulu kepada petugas BPBD sehingga luput dari pendataan.

“Setelah kami cek di sejumlah pos memang ada yang kosong namun belum melapor secara resmi. Apakah mereka pulang secara permenen atau karena moment hari raya ini,” ujar dia.

Gelombang kepulangan pengungsi dari Klungkung terus berlanjut hingga kemarin.

Sekitar Pukul 09.05 Wita, BPBD mengantar 199 pengsungsi di Posko Banjar Lebah, menuju kampung halaman mereka di Banjar Griyana Kangin, Desa Duda Utara, kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Mereka diantar menggunakan dua unit bus Dishub Provinsi Bali dan satu unit Satpol PP Klungkung.

Sekitar Pukul 09.25 wita, pengungsi di Posko Banjar Tabanan, Desa Kamasan, Klungkung juga memutuskan untuk pulang menuju kampung halaman mereka di dusun.

Perangsari Kelod, Desa Duda Utara, kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Pengungsi dengan jumlah 36 KK/140 jiwa tersebut diangkut menggunakan 1 unit kendaraan dishubub.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved