Gunung Agung Terkini
Masih Bergejolak, Begini Kondisi Gunung Agung yang Saat Ini Diselimuti Mendung
Saat ini pengamatan menunjukkan bahwa gempa low frekuensi masih mendominasi.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gunung Agung tampak diselimuti kabut dilihat dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (6/12/2017) pukul 13.29 wita.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), periode pengamatan 06.00-12.00 WITA, kondisi gunung terbesar di Bali ini masih bergejolak.
Baca: Erupsi Gunung Agung Ternyata Bisa Mendinginkan Bumi, Ini Penjelasan Ilmuwan Iklim NASA
Baca: Inikah Berkah Erupsi Gunung Agung? Lahar Hujan Membawa Pasir dan Koral, Sutopo Tulis Begini
Gempa-gempa masih teramati dari alat seismograf.
Saat ini pengamatan menunjukkan bahwa gempa low frekuensi masih mendominasi.
Selain itu, PVMBG juga merekam masih adanya gempa vulkanik dangkal, tektonik jauh, dan hembusan, seperti pada laporan resmi PVMBG sebagai berikut.
Gempaan Hembusan jumlah 1, Amplitudo : 5 mm, Durasi : 25 detik.
Gempa Low Frekuensi jumlah 9, Amplitudo : 2-22 mm, Durasi : 30-120detik.
Gempa Vulkanik Dangkal, jumlah 4, Amplitudo : 2-5 mm, Durasi : 6-16 detik.
Gempa Tektonik Jauh, jumlah 1, Amplitudo : 18 mm, S-P : 18 detik, Durasi : 70 detik.
Teramati pula dari seismograf milik PVMBG gempa tremor menerus (microtremor), dengan amplitudo 1-2 mm (dominan 1 mm).
Berdasarkan perhitungan meteorologi, keadaan cuaca di kawasan Gunung Agung mendung.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya.
Suhu udara 21-28 °C dan kelembaban udara 71-86 %.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung-rabu_20171206_141835.jpg)