Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

Bahas Nasib Pengungsi Gunung Agung, Kata `Transmigrasi` Akhirnya Muncul

Bahkan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika memberikan solusi jangka panjang mengenai keadaan pengungsi saat ini.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Gunung Agung, Senin (11/12/2017) 

Namun ia memaparkan bahwa hal ini baru sebatas pemikiran dan belum disosialisasikan kepada warga di wilayah KRB (Kawasan Rawan Bencana) Gunung Agung.

“Tapi kita masih berharap kondisi Gunung Agung makin menurun dan kembali ke normal, sehingga para pengungsi bisa pulang kembali ke rumahnya,” katanya.

Sementara itu, untuk menjelaskan bahwa Bali masih aman untuk wisata, perlu dibuat event skala nasional di dekat Gunung Agung seperti di Amed, Candi Dasa atau bila perlu rapat-rapat nasional dilaksanakan di sana.

Pastika mengatakan, alternatif lain ke Bali seperti lewat jalur darat dan laut memang dipikirkan.

Saat ini, orang ke Bali pasti akan capek jika harus transit di tempat lain sebelum tiba di Bali.

Dalam rapat kerja itu, beberapa anggota DPRD Bali juga memaparkan lesunya perekonomian Bali karena aktifitas Gunung Agung yang tak pasti.

Walaupun bandara internasional I Gusti Ngurah Rai sudah kembali beroperasi pasca ditutup selama tiga hari akibat erupsi, nyatanya ekonomi Bali terus melesu.

Anggota Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Adnyana mengatakan ada kebijakan yang tidak nyambung antara pemerintah dengan pihak-pihak terkait yang menyebabkan penanganan wisatawan kurang maksimal ketika erupsi Gunung Agung cukup besar terjadi pada akhir November lalu.

“Kebijakan gubernur sudah bagus tentang menginap gratis sehari dengan penyiapan kendaraan atau bus sebanyak 300 lebih untuk membawa turis menuju bandara terdekat. Tapi ternyata hal itu tidak ada dalam kenyataan,” ujar Adnyana.

Ia mengatakan bahwa ternyata ada hotel-hotel yang tidak menerapkan himbauan Gubernur tentang menginap gratis sehari bagi tamu wisatawan saat terjadinya erupsi Gunung Agung akhir November lalu.

Mereka malah juga harus membayar bus yang ditumpanginya menuju bandara terdekati.

Hal ini menimbulkan kesan bahwa kebijakan yang dikeluarkan gubernur tidak nyambung dengan pihak-pihak terkait.

Masalah lainnya adalah wisatawan juga seolah-oleh diberikan pernyataan yang tidak benar oleh pemerintah.

Anggota Komisi II DPRD Bali, A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan bahwa kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) periode September-Oktober 2017 turun 15 persen.

Hal ini juga berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan secara nasional sebesar 5 persen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved