Gunung Agung Terkini
Terkini, Gunung Agung Terpantau Keluarkan Asap Putih dan Rekam Terjadinya Tremor
periode 6 jam terakhir dari pukul 12.00-18.00 Wita, Mahagiri Tohlangkir sebutan lain dari Gunung Agung teramati secara visual terus mengeluarkan asap
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau secara intensif aktivitas terkini Gunung Agung.
Selama periode 6 jam terakhir, Sabtu (13/12), dari pukul 12.00-18.00 Wita, Mahagiri Tohlangkir sebutan lain dari Gunung Agung teramati secara visual terus mengeluarkan asap dari kawah bertekanan lemah dengan ketinggian mencapai 1.500 meter dari atas puncak kawah.
Asap dilaporkan oleh PVMBG bergerak condong ke arah barat. Selain itu, aktivitas kegempaan juga dilaporkan secara terperinci oleh PVMBG, gempa hembusan pada periode ini terjadi sebanyak 11 kali dengan amplitudo 8-21 mm, dengan durasi 35-100 detik. Gempa low frekuensi terjadi 2 kali, vulkanik dangkal 2 kali, vulkanik dalam terjadi 2 kali.
Alat seismograf PVMBG juga merekam terjadinya aktivitas tremor menerus (microtremor) dengan amplitudo 1-2 mm (dominan 1 mm).
Baca juga : Aktivitas Gunung Agung Terpantau Tinggi, PVMBG Catat Adanya 12 Kali Hembusan
Baca juga : Dampak Letusan Gunung Agung, Begini Laporan GM Bandara Ngurah Rai Soal Kedatangan Penumpang
Sebelumnya berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkini pada Rabu (13/12) pagi, periode pukul 06.00-12.00 Wita, aktivitas vulkanik Gunung Agung terbilang tinggi.
Hal ini ditandai dengan jumlah aktivitas kegempaan yang terjadi yakni, gempa hembusan sebanyak 12 kali, dengan amplitudo 9-25 mm, berdurasi 35-90 detik.
Gempa low frekuensi terjadi 3 kali dengan amplitudo 3-6 mm, berdurasi 30-60 detik. Selain itu, alat seismograf PVMBG juga mencatat terjadinya gempa vulkanik dangkal dengan jumlah 3 kali beramplitudo 3-8 mm, dengan durasi : 8-15 detik.
Gempa vulkanik dalam berjumlah 1 kali, beramplitudo 25 mm, S-P : 2 detik, dengan durasi 42 detik.
Tak hanya itu, PVMBG juga melaporkan terjadinya gempa tektonik lokal sebanyak 2 kali, amplitudo 10-25 mm, S-P : 5-6 detik, dengan durasi : 43-80 detik.
Sementara itu, Gunung Agung juga terpantau terjadi tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-2 mm (dominan 1 mm).
:::: MAGMA-VAR ::::
LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI
PERIODE PENGAMATAN
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20171213_212343.jpg)