Dari Paris Prabowo Berikan Restu Untuk Dharma-Kerta Berjuang di Pilgub Bali
Gerindra Bali menjadi bagian koalisi dalam menghadapi periode 2018-2023 nanti.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Koalisi Rakyat Bali (KRB) di Pilgub Bali 2018.
Gerindra Bali menjadi bagian koalisi dalam menghadapi periode 2018-2023 nanti.
Gerindra menegaskan, komitmen mengusung duet Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Dharma-Kertha) di hajatan lima tahunan tersebut.
Ketua DPD Gerindra Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Sukarta mengatakan sejak awal pihaknya telah mengusung paket Dharma-Kertha.
“Kami tetap berkomitmen mendorong paket Dharma-Kerta sejak awal. Pak Prabowo telepon saya dari Paris dan menanyakan dinamika di Bali. Saya sampaikan apa adanya dan Pak Prabowo mendukung penuh keputusan kami mengusung Dharma-Kerta. 100 persen disetujui,” katanya di sela-sela acara pendidikan politik kader DPC Gerindra Badung di Made Hotel, Sempidi, Mengwi, Badung, Selasa (19/12/2017).
Komitmen tersebut juga menurutnya sudah dinyatakan gabungan partai politik di KRB.
Dalam pertemuan beberapa waktu lalu paket Dharma-Kertha merupakan usulan rasional untuk memenangkan perebutan kursi orang nomor satu di Bali itu.
Hanya saja, ia belum bisa memastikan kapan paket Dharma-Kertha akan dideklarasikan. Sampai kini memang masih ada dinamika di internal KRB.
Namun Gus Sukarta optimistis Dharma-Kerta akan dideklarasikan dan didaftarkan oleh KRB.
“Tidak ada tarik-menarik. Kalau pembahasannya alot itu biasa, bagian dsri dinamika,” ujarnya.
Saat ini, KRB menunggu jajaran pengurus DPD Golkar Bali.
“Setelah Munaslub Golkar kita akan bertemu lagi untuk merampungkan semuanya. Saya optimistis tidak ada kendala dan Dharma-Kerta bisa segera dideklarasikan,” ujarnya.
Ketua DPC Gerindra Badung, I Gusti Ketut Puriartha alias Gus Krobo dalam tempat yang sama, menjamin kadernya di Kabupaten Badung akan bekerja keras memenangkan paket Dharma-Kertha.
“Kami tinggal menunggu perintah saja dan siap memenangkan,” tegasnya.
Meski tak ikut dalam pembahasan di KRB, Gus Krobo mengaku mendengar adanya dinamika yang cukup alot untuk memaketkan Rai Dharma dan I Ketut Sudikerta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rai-mantra_20171215_170453.jpg)