Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Festival Monolog Bali 100 Putu Wijaya, Dua Monolog Dipentaskan di Bangli

Darma Putra, yang baru pertama kali mementaskan monolog mengatakan, mengalami sedikit kesulitan.

Tayang:
Editor: Kander Turnip
istimewa
Suasana latihan monolog Putu Wijaya yang akan dipentaskan di Umah Bata, Jalan Tirta Pegat, Bangli, Bali, Kamis (21/12/2017) pukul 18.30 Wita. 

Melainkan itu naskah yang dikirimkan Putu Satria Kusuma kepadanya.

Walaupun sudah sering menyutradarai pementasan, ia mengaku kesulitan dalam menyutradarai dua naskah Putu Wijaya ini.

Kesulitan terbesar yang ia alami adalah naskah Putu Wijaya yang ditawarkan tidak cocok dengan dirinya.

Karena naskah-naskah Putu adalah celotehan, protes, gugatan pikiran, penuh kata-kata sebagai bentuk kekurangpuasan pengarang.

Sementara baginya, drama itu yoga hati, protes lebih ke dalam, dan tidak melulu hanya pada kata-kata.

"Naskah Putu sifatnya menteror, sedang saya ingin mencerahkan. Tapi tidak apa-apa, saya justru merasa punya tantangan. Terlebih yang saya pilih untuk memainkan adalah anak muda yang biasa menyelam di kedalaman sastra," kata Mas Ruscitadewi.

Selain pementasan dua monolog karya Putu Wijaya, acara ini juga dimeriahkan dengan musikalisasi puisi yang dibawakan oleh Alit Juliartha. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved