Bakar Sate di Pemogan Berakhir Tragis, Api Sambar Kepala Marjoko Hingga Kulit Terkelupas
Pria yang tinggal di Jalan Raya Pemogan, Gang Mekar, Denpasar Selatan ini mengalami peristiwa nahas di awal tahun baru 2018
Penulis: Hisyam Mudin | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Marjoko (35), asal Madiun, Jawa Timur tergolek lemah di ruang IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (1/1/2018).
Pria yang tinggal di Jalan Raya Pemogan, Gang Mekar, Denpasar Selatan ini mengalami peristiwa nahas di awal tahun baru 2018.
Marjoko tersambar api saat sedang asyik membakar sate untuk merayakan tahun baru 2018.
Peristiwa nahas yang dialami Marjoko terjadi sekitar pukul 07.00 wita pagi tadi.
"Kejadiannya tadi pagi. Dia lagi bakar sate, ya merayakan tahun baru, "ujar Yuyun (30), istri korban yang ditemui Tribun Bali di ruang IGD RSUP Sanglah.
Yuyun yang setia menemani suaminya tersebut pun menceritakan nasib apes yang menimpa Marjoko.
Pagi tadi, Marjoko suaminya dilaporkan sedang membakar sate untuk perayaan tahun baru.
Agar api tidak padam, Marjoko pun menuangkan minyak spritus ke dalam bara api yang sedang menyala.
Ketika minyak spirtus dituangkan, seketika saja api pun langsung menyembur dan menyasar ke tubuh Marjoko.
Sayangnya Marjoko pun tak bisa menghindari kobaran api tersebut hingga dahi kepala sampai rambutnya pun dilahap si jago merah.
Yuyun yang mengetahui kejadian tersebut pun langsung membantu suaminya dengan melarikan ke RSUP Sanglah agar segera mendapat penanganan medis.
Akibat peristiwa tersebut, Marjoko mengalami luka bakar pada bagian dahi kepala.
Kulit dahinya dilaporkan mengelupas, sementara rambutnya pun dilahap si jago merah.
Selain itu, pada bagian pergelangan kaki kiri dan jari kaki kanannya pun ikut terbakar.
Luka bakar yang dialami Marjoko hanya berpusat pada bagian kepala serta kedua kakinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sanglah_20180101_152436.jpg)