Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilgub Bali 2018

Puspayoga Antar KBS-Ace Daftar ke KPU, Bagaimana dengan Cok Rat? Koster Angkat Bicara!

Lima bupati serta empat wakil bupati/wakil wali kota juga turut mengantar pasangan KBS-Ace.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Menteri Koperasi dan UKM yang juga tokoh PDIP Bali dari Puri Agung (Satria) Denpasar, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga turut mengantar pasangan KBS-Ace mendaftar ke Kantor KPU Bali,Renon, Senin (8/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belasan ribu orang turut mengantar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace (KBS-Ace) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Renon, Denpasar, Senin (8/1/2018) siang.

Turut pula hadir Menteri Koperasi dan UKM yang juga tokoh PDIP Bali dari Puri Agung (Satria) Denpasar, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Massa KBS-Ace yang memakai pakaian adat Bali didominasi warna merah melakukan longmarch hampir sejauh 1 km dari Kantor DPD PDIP Bali, Jalan Banteng Baru, Renon, menuju Kantor KPU Bali di Jalan Cok Agung Tresna.

Rombongan ini diiringi gamelan baleganjur, deretan barisan pemain kesenian Okokan (khas Tabanan), kirab pembawa bendera Merah Putih, kirab bendera dari partai pengusul dan pendukung, serta penari baris.

Selain Puspayoga, yang berjalan beriringan dengan Koster dan Cok Ace di barisan terdepan, beberapa tokoh PDIP juga ikut mengantar paket KBS-Ace yakni anggota DPR RI, Made Urip, dan Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama.

Lima bupati serta empat wakil bupati/wakil wali kota juga turut mengantar pasangan KBS-Ace.

Mereka adalah para kader PDIP yang duduk di eksekutif, di antaranya Bupati Badung yang juga Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Nyoman Giri Prasta, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Bupati Bangli Made Gianyar, Bupati Jembrana Putu Artha, kemudian Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jayanegara, Wabup Tabanan I Komang Gde Sanjaya, Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan, serta Wabup Badung Ketut Suiasa.

Para petinggi parpol pengusung juga hadir, yakni Ketua DPD Hanura Made Sudarta, Sekretaris DPD Hanura Gede Wirajaya Wisna, Korwil DPP Bali-Nusra DPP Hanura, Kadek 'Lolak' Arimbawa, Ketua DPW PAN Bali Ketut Jengiskan, Sekretaris DPW PAN Bali H. Zaenal Abidin, Ketua DPP PKPI Bali Kadek Nuartana, Ketua DPW PPP Bali H. Ervan Effendy, Ketua DPW PKB Bali Bambang Sutiyono, dan Sekretaris DPC PKB Denpasar Mohamad Ruslan Abdul Gani.

Puspayoga yang ditanya awak media terkait kehadirannya mengantar KBS-Ace mendaftar ke KPU Bali, tidak berbicara banyak.

Mantan calon Gubernur dari PDIP pada Pilgub 2013 ini menolak menjawab berbagai pertanyaan dari wartawan yang mengerubunginya.

Termasuk soal arah dukungan Puri Satria pada perhelatan Pilgub 2018.

"Apa, kok nanya dukungan, kok nanya saya dukung. Tanya yang lain. Ya tanya Cok Rat (Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi), jangan lah," katanya singkat.

Sebelumnya Cok Rat yang merupakan kakak kandung Puspayoga menyatakan dukungannya terhadap bakal calon gubernur lain, yaitu Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra.

Rai Mantra akan berpasangan dengan I Ketut Sudikerta (paket Mantra-Kerta) dengan diusung Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, dan NasDem.

Cok Rat yang sekarang menjabat Ketua Dewan Pertimbangan DPD PDIP Bali serta panglingsir Puri Agung (Satria) Denpasar melawan keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merekomendasikan Koster dan Cok Ace di Pilgub Bali 2018.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved