Liputan Khusus

Hanya Lulusan SMK, Pria Asal Gianyar Ini Bisa Dapatkan Rp 10 Juta Per Bulan, Bahkan Jadi Artis

Masih berusia 22 tahun, si greget yang cuma tamatan SMK ini sudah berpenghasilan Rp 10 juta lebih per bulan

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Eviera Paramita Sandi
Instagram / arykakul_bali Ikuti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Berawal dari iseng-iseng membuat video video singkat di facebook yang bertemakan, “Amongken Greget Cai?” atau dalam bahasa Indonesia, “Seberapa Greget Kamu?”, Ary Kakul kini sukses jadi jutawan asal Bali.

Baca: Berawal dari Lirikan pada Cewek Cantik Ini, Satu Orang Ditikam di Jalan Nusakambangan Denpasar

Baca: Heboh, Remaja 17 Tahun Datangi Warnet di Jalan Nusakambangan Lalu Tikam Satu Orang

Bagi para instagramer di Bali, tidak asing lagi dengan sosok Ary Kakul.

Pemuda dengan badan penuh tato ini adalah satu di antara selebgram atau artis instagram yang paling terkenal di Bali.

Baca: Muncul Dugaan Siswi SMP di Tabanan yang Tewas Usai Intim Jadi Korban Pembunuhan!

Mereka bukan siapa-siapa, namun berkat aksi kreatifnya nama mereka melejit, bahkan sekali posting untuk sebuah produk saja kini dihargai Rp 500 sampai Rp 1 juta.

Bahkan untuk sekali endors bisa Rp 4,5 juta.

Baca: Video Detik-detik Spaso Robek Gawang Chiangrai United, Tendangan Volly Nan Indah

Masih berusia 22 tahun, si greget yang cuma tamatan SMK ini sudah berpenghasilan Rp 10 juta lebih per bulan dari hasil promote, dan endorse di Instagram miliknya.

“Kalau lagi rame bisa belasan juta dapat per bulan. Kalau rata-rata sih sekitar Rp 10 jutaan. Tapi ada juga saatnya sepi, ya sepi,” kata pria bernama lengkap Pande Komang Ari Setiawan ini saat ditemui di kafe Salamgregetcafe miliknya di Jalan Toh Pati, Denpasar, pekan lalu.

Sejak dua tahun terakhir, Ary Kakul dengan akun instagramnya Arykakul_bali telah berhasil memiliki follower 302k.

Dengan kreativitas itu, setiap video kocak yang ia buat tidak pernah sepi penonton.

Jumlah penonton video Ary Kakul tidak pernah kurang dari 100 ribu viewer.

Hal inilah yang menyebabkan banyak para pengiklan tertarik untuk berpromosi di akun instagram Ary Kakul.

Ary bercerita, awalnya ia tak menyangka bisa mendapatkan follower sampai 302 ribu.

Sebelum aktif membuat video kocak dan greget di instagram, Ary Kakul cuma iseng-iseng membuat video singkat di facebook.

“Ternyata banyak dapat respons dari masyarakat. Akhirnya sampai episode empat video saya, nah permintaan pertemanan di facebook itu penuh. Akhirnya saya buat instagram, dan mulai buat video yang tidak mononton, misalnya mulai tema percintaan, kondisi masyarakat, dan bisnis,” kata pria asal Banjar Mas, Desa Bedulu, Gianyar.

Karena setiap karya video yang dibuat Ary Kakul rata-rata ditonton ratusan ribu orang, maka dari itulah ia kerap diicar pengiklan yang ingin berpromosi di akunnya. 

“Kalau tarif, dari awalnya tarif endorse di saya ratusan ribu sampai sekarang jutaan. Jadi semakin banyak followernya semakin mahal,” katanya.

Ary mengaku tak pernah sampai mencari endorse ataupun mencari pihak yang mau memasang iklan di akun instagramnya. Ia mengaku para pengiklan itu yang datang.

“Dari perusahaan juga memang kontaknya lewat instagram. Kemarin saya tanya, kenapa cari saya, mereka bilang karena viewer video saya segini, likersnya segini, dan lainnya. Itu memang riil. Kita tidak beli,” ungkap Ary.

Pihak yang beriklan di akun instagramnya tidak hanya sekali dua kali, tapi ada juga yang berkali-kali.

Namun, Ary Kakul mengaku semua memang karena permintaan para klien.

Ary memasang tarif sekali posting promote saja, Ary kakul memasang tarif Rp 500 ribu, sampai Rp 1 juta.

Sedangkan, untuk tarif endorse, Ary Kakul memasang angka Rp 1,5 juta sampai Rp 4,5 juta per sekali endorse.

Sambil aktif berkarya, Ary Kakul kini telah berhasil membangun sebuah kafe di Jalan Toh Pati, Denpasar.

Ia juga masih bisa aktif diundang bermain musik.

Ngehits Dengan Pakaian Adat Bali

Selebgram Bali, Ary Kalkul (kiri) dan Ayu Sintya Dewi
Selebgram Bali, Ary Kalkul (kiri) dan Ayu Sintya Dewi (Kolase Tribun Bali)

Selebgram lain adalah Komang Ayu Sintya Dewi.

Selebgram yang memiliki follower instagram sebanyak 221 ribu ini juga sangat selektif dalam memposting hal yang berbau promosi, dan endorse di instagramnya.

“Kalau promote dan endorse Tya ndak ambil sembarangan. Harus sesuai dengan prosedurnya. Kalaupun ambil, biasanya Tya cuma buka promote di snapgram saja, biar di profil postingan gak kecampur,” kata wanita yang akrab disapa Sintya.

Padahal, dengan memiliki follower instagram sebanyak itu, sebetulnya Ayu Sintya Dewi mampu meraup duit belasan juta per bulan.

Namun Sintya rupanya gak melulu soal uang.

Ia masih mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk mengambil tawaran promote, ataupun endorse di akun pribadinya itu.

Untuk biaya promote di snapgram Ayu Sintya, biasanya ia cuma memasang tarif Rp 200 ribu per  posting.

Sedang, untuk endorse, Ayu Sintya biasanya meminta fee Rp 300 ribu plus bisa langsung memakai atau mendapatkan barang yang di endorse.

“Kalau pendapatan dari instagram tergantung sih. Tergantung Tya ambil atau enggak itu permintaannya. Biasanya sih sampai Rp 2 juta,” tuturnya. Sintya, begitu panggilan akrabnya, sudah bergelut dengan dunia instagram sejak duduk di bangku SMA.

Dulunya ia cuma sekadar ikut-ikutan teman, karena banyak teman-temannya yang memiliki instagram.

“Tya gak nyangka juga banyak yang suka foto Tya dan banyak yang ngikutin. Karena saya cuma posting seperlunya saja,” kata wanita berusia 21 tahun ini.

Follower pegawai protokol di Pemkab Gianyar ini meningkat drastis sejak dirinya ikut jegeg bagus Gianyar pada saat masih duduk di jenjang SMA.

Di instagramnya, Sintya lebih banyak memposting foto-foto dirinya dengan menggunakan pakaian adat Bali yang sopan.

Namun, seiring berjalan waktu, jumlah follower wanita bujang ini terus meningkat.

Keseharian dari wanita asal Banjar Taman, Desa Bedulu, Gianyar ini bisa dibilang cukup padat.

Sebab, selain menjadi pegawai di Pemkab Gianyar, Sintya juga kerap menerima tawaran MC di sejumlah event-event di Bali khususnya di Kabupaten Gianyar.

Kadang Gratisan

Salah satu instagramer lainnya yang juga aktif dan memiliki banyak follower adalah Ni Wayan Ika Mulaning Pagraky.

Dengan akun instagramnya Tika Pagraki, ia memasang tarif endorse Rp 1 juta dan  Rp 3 juta untuk luar Bali.

"Tapi kadang-kadang juga enggak tak ambil. Kadang-kadang juga saya kasih gratis kalau kasihan sama orangnya," kata Tika saat diwawancara lewat pesan whatsapp.

Follower instagram wanita berusia 21 tahun ini mulai meningkat setelah ia mengikuti audisi Dewidewi dan karena sempat duet bersama artis Jun Bintang.

Selain itu, ia juga banyak mendapatkan penggemar setelah aktif memposting video-video main gitar sambil cover lagu.

Menurut Tika, tips menjaga kepercayaan follower dan untuk meningkatkan follower di Instagram adalah dengan cara memposting hal-hal yang positif dan bermanfaat buat orang banyak. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved