Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

TERPOPULER: Penumpang GIA Kaget Mendadak Diturunkan, Bule Dilindas Motor di Bali, Gerhana Bulan

Karena kesibukan, bisa jadi Anda melewatkan berita-berita populer dari Tribun Bali selama satu pekan ini.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selamat berakhir pekan, Tribuners.

Semoga setiap hari menyengkan bersama orang-orang terkasih Anda.

Karena kesibukan, bisa jadi Anda melewatkan berita-berita populer dari Tribun Bali selama satu pekan ini.

Berikut kami rangkum berita-berita terpopuler selama sepekan.

Siap Landas dari Bandara Ngurah Rai, Penumpang Garuda Indonesia 'Terkejut' Mendadak Diminta Turun

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia.
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (net)

Pesawat Garuda Indonesia dari Denpasar menuju Jakarta sudah dalam posisi siap landas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Minggu (28/1) pukul 16.05 Wita.

Seluruh penumpang sudah berada di pesawat. Tiba-tiba penumpang diminta turun akibat adanya pergantian kapten pilot.

Para penumpang pun terkejut karena mendadak diminta meninggalkan pesawat.

Apalagi mereka sudah duduk nyaman di kursi pesawat. Bahkan ada yang sudah mematikan handphone (HP).

Banyak yang kecewa atas penundaan penerbangan dengan alasan operasional tersebut. Sembari menggerutu sejumlah penumpang terpaksa turun, dan harus menunda keberangkatan mereka.

Irene Catarine, misalnya, satu di antara penumpang yang kecewa dengan penundaan mendadak tersebut.

Ia pemegang tiket pergi-pulang menggunakan maskapai penerbangan Garuda.

Irene terbang dari Jakarta ke Denpasar menumpang Garuda dengan kode penerbangan GA 0404 Sabtu 27 Januari pukul 09.35 WIB.

 Sedianya kembali ke Jakarta dengan pesawat GA 0439, Minggu (28/1) pukul 16.05 Wita. Irene masuk ke pesawat dari terminal D Bandara Ngurah Rai.

"Pesawat kami sesuai jadwal terbang pukul 16.05 Wita. Kami semua penumpang sudah naik ke pesawat. Saat sudah berada di dalam kondisi boarding, HP sudah dimatikan, kok tidak berangkat-berangkat," tutur Irene yang saat dihubungi sedang ngopi di ruang tunggu bandara.

Bahkan Irene mengaku sempat tertidur karena lelah menunggu pesawat yang tidak kunjung terbang.

"Saya sempat tertidur. Pas bangun mengira sudah sampai di Jakarta, eh ternyata belum berangkat," katanya dengan nada kecewa.

Lama setelah tidak ada tanda-tanda berangkat, terdengar pengumuman dari awak kabin bahwa penerbangan ditunda.

"Berhubung ada alasan operasional, pramugari Garuda meminta turun, kurang lebih satu jam," ujarnya.

Semua penumpang turun dari pesawat dan kembali ke ruang tunggu.

Hal yang membuat penumpang makin kecewa adalah tidak ada penjelasan memadai dari pihak Garuda.

Semua penumpang tidak diarahkan berkumpul di titik mana, dan akan menumpang pesawat nomor berapa.

"Kami dibiarkan begitu saja di ruang tunggu. Akhirnya ada yang ke mana, ke sini, tidak teratur. Juga tidak ada kompensasi, misalnya, penumpang dibolehkan ngopi di tempat mana," keluh wanita ini.

SELENGKAPNYA BACA DI SINI

Detik-detik Turis Asing Dilindas Sepeda Motor di Bali, Ternyata Begini Ceritanya

Keisengan dua orang bule yang tengah berlibur di Bali rupanya berakhir tragis.

Keduanya memblokir jalan dengan cara telungkup di atas aspal justru dilindas pengendara sepeda motor.

Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir yang diunggah oleh @bali_punya_cerita pada Minggu (28/1/2018) siang.

 
Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pria Warga Negara Asing (WNA) bertelanjang dada tengah tidur telungkup di sebuah jalan permukiman.

Keduanya terlihat meregangkan tubuh sehingga menutup lajur jalan.

Aksi tersebut tak ayal membuat dua orang pengendara sepeda motor yang melintas memberhentikan laju kendaraannya.

Entah percakapan apa yang terjadi, tetapi seorang pengendara sepeda motor terlihat memaksakan melintas.

Benar saja, sesaat memajukan kendaraannya, sang pengendara melindas seorang bule yang memaksakan diri untuk berbaring.

Aksi tersebut pun mengejutkan sang bule yang segera bangun dan mengangkat kedua tangan tanda kecewa.

Sementara seorang pengendara sepeda motor lainnya terlihat meliuk menghindari seorang bule lainnya yang masih tidur tertelungkup.

"Viral! Beredar video turis dilindas olah pengemudi motor karena menghalangi jalan, Dalam video terlihat dua orang turis tersebut terlentang mengahalangi jalan yang tampak berada di Bali. Belum diketahui secara pasti kapan kejadian ini terjadi," tulis admin @bali_punya_cerita.

Postingan tersebut menarik perhatian netizen, beragam komentar miring aksi bule hingga dukungan kepada pengendara motor disampaikan.

@edibingsonu : Begok bule nya bjmur k pantai aja wkwkwk kirain gw orang tudur di trotoar biar gk pda pada lewat trotoar tau nya gang.

SELENGKAPNYA BACA DI SINI

Gerhana Bulan 31 Januari 2018, Tilem Mecaling Menandakan Ada Penampakan Ini Saat Bulan Mati

Gerhana bulan
Gerhana bulan (net)

Purnama kedua di bulan Januari 2018 terjadi tanggal 31 Januari 2018 setelah sebelumnya tanggal 1 Januari 2018. 

Menurut Pengamat Geofisika Stasiun Geofisika Sanglah, I Putu Dedy Pratama, kejadian purnama kedua di bulan yang sama ini dikenal dengan istilah bluemoon. 

"Jadi pada saat bluemoon nanti bulan tidak akan nampak biru namun tetap seperti purnama biasanya," kata Dedy.

Bulan Februari, karena tidak ada bulan purnama disebut Blackmoon.

Tahun 2018, akan terjadi dua kali bluemoon yaitu pada bulan Januari dan Maret 2018 dengan kejadian purnama yang sama yaitu di tanggal 1 dan 31 secara kalender Bali atau tanggal 2 dan 31 secara astronomis. 

Menurut Dedy, perbedaan tanggal kejadian purnama ini karena adanya perbedaan sistem perhitungan fase bulan antara kalender Saka Bali dan astronomi. 

"Kalender Bali menggunakan sistem aritmatika sehingga memungkinkan adanya istilah tilem mecaling yang menandakan masih ada kenampakan bulan saat bulan mati," imbuh Dedy.

Dedy juga menambahkan, gerhana bulan total yang bertepatan dengan bluemoon pernah terjadi 152 tahun yang lalu.

Tepatnya tanggal 31 Maret 1866.

Namun fenomena ini menurutnya bukan siklus perulangan.

Setiap daerah mempunyai waktu kejadian gerhana yang berbeda-beda. 

Untuk wilayah Denpasar, gerhana mulai pada pukul 18.49 Wita saat bulan sudah terbit dan hanya beselisih 2 menit dari terbenamnya matahari pada pukul 18.47 Wita. 

Dedy menambahkan, pada tanggal 31 Januari 2018 bulan terbit di Bali pada pukul 18.37 Wita dengan posisi di arah timur sedikit ke utara yaitu pada sudut azimuth 72 derajat terhadap utara. 

Tahap keseluruhan gerhana adalah 5 jam 20 menit, namun durasi gerhana bulan totalnya selama 1 jam 17 menit untuk wilayah Denpasar. 

"Puncak gerhana terjadi pada pukul 21.30 Wita, bersiaplah menanti 40 menit sebelum dan setelah pukul 21.30 Wita nantinya," imbuhnya.

Dalam rentang tahun 2000-2050 menurut Dedy, telah dan akan terjadi 113 gerhana bulan dimana sembilan di antaranya merupakan gerhana bulan total perige atau gerhana bulan total yang bersamaan dengan supermoon. 

Gerhana bulan total yang terjadi saat supermoon sebelumnya terjadi pada 28 September 2015, yang bertepatan dengan berakhirnya gerhana bulan tetrad yaitu empat gerhana bulan total yang terjadi secara berturut-turut. 

Gerhana bulan total dan supermoon berikutnya akan terjadi pada 8 Oktober 2033.

Timbulkan Teka-teki

Gerhana bulan (super blue blood moon) yang terjadi tanggal 31 Januari 2018 menimbulkan teka-teki bagi semua orang.

Apa maknanya?

SELENGKAPNYA BACA DI SINI

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved