Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Arus Lalin Simpang Sunset Road-Imam Bonjol Ditutup, Truk dan Bus Dilarang Melintas, Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Simpang Jalan Sunset Road menuju Imam Bonjol, Denpasar mulai ditutup, Sabtu (3/2).

Penulis: Hisyam Mudin | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Sejumlah petugas mengatur arus lalu lintas di Simpang Jalan Sunset Road menuju Imam Bonjol, Denpasar yang mulai ditutup, Sabtu (3/2). 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Arus lalu lintas di Simpang Jalan Sunset Road menuju Imam Bonjol, Denpasar mulai ditutup, Sabtu (3/2).

Penutupan ini akan berlangsung selama pengerjaan proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol yang ditargetkan akan rampung pada Desember 2018.

Pantauan Tribun Bali kemarin, arus lalu lintas di simpang jalan Sunset Road - Imam Bonjol sudah ditutup.

Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Badung dan Denpasar serta petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Denpasar tampak mengatur arus lalu lintas.

Pengendara baik dari arah Simpang Dewa Ruci yang akan melalui Jalan Imam Bonjol di arahkan melalui simpang lima Nakula.

Begitu dari arah Jalan Raya Kuta, pengendara diarahkan melalui Jalan Nakula maupun ke arah Simpang Dewa Ruci dan selanjutnya melalui Jalan Raya By Pass Ngurah Rai, Denpasar.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kabupaten Badung, Tofan Prianto mengatakan, selama pengerjaan proyek pelebaran jalan Imam Bonjol arus lalin di Jalan Imam Bonjol yang tadinya bisa dilewati dua lajur kendaraan dialihkan menjadi satu lajur kendaraan.

Ini diupayakan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, atau kemacetan lalu lintas selama pengerjaan proyek berlangsung.

“Jadi selama pengerjaan proyek pelebaran jalan, arus lalu lintas di jalan Imam Bonjol (lokasi proyek) yang tadinya dua arah menjadi satu arah. Lampu traffic light di simpang Sunset Road Imam Bonjol yang tadinya ada empat fase juga sudah kami setting menjadi tiga fase,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Bali kemarin.

Dijelaskan Tofan, skema pengalihan arus lalu lintas sudah diatur semua. Pengendara yang dari arah simpang Dewa Ruci menuju Imam Bonjol diarahkan melalui simpang lima Sunset Road-Nakula, selanjutnya melalui Jalan Raya Nakula kemudian keluar di Jalan Imam Bonjol.

Begitupun pengendara dari arah Jalan Raya Kuta, semua kendaraan yang akan ke Denpasar diarahkan melalui simpang lima Nakula.

Sementara itu, di area pengerjaan proyek pelebaran jalan atau bagian selatan jalan Imam Bonjol hanya bisa dilewati pengendara dari arah utara menuju selatan.

“Skema pengalihan penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas ini mulai per hari ini (kemarin), sejak pukul 10.00 Wita. Ini berlaku selama pengerjaan proyek pelebaran jalan berlangsung,” ujarnya.

Tofan juga menegaskan, kendaraan dengan dimensi besar seperti truk dan bus besar tidak diperbolehkan melintasi Jalan Imam Bonjol.

Hal ini dikatakan Tofan, kendaraan tersebut bisa memicu terjadinya kemacetan.

“Kami tidak melihat kapasitas muatan, tapi kita melihat dimensi kendaraan. Untuk truk dan bus tidak boleh melalui jalan Imam Bonjol. Atau bisa kita katakan dilarang melewati jalan imam bonjol karena bisa menjadi kemacetan, "ujarnya.

Terkait dengan itu, dikatakan Tofan, pihaknya sudah memasang rambu-rambu himbauan kepada masyarakat di sejumlah titik jalan. Seperti di simpang Jalan Tengku Umar, Marlboro-Imam Bonjol dan juga di simpang Jalan Raya Kuta.

“Di sejumlah jalan beberapa rambu-rambu imbauan sudah dipasang. Untuk truk atau bus besar dilarang masuk. Kalau kedapatan, pihak kami akan langsung mengarahkan melalui rute yang lain,” tutupnya.

30 Pohon Dipotong

Sementara itu, sejumlah pekerja tampak sudah mulai menggarap proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol di sisi selatan mulai kemarin.

Selain pengalihan arus lalu lintas, untuk menunjang pengerjaan proyek pelebaran jalan tersebut, sejumlah pohon yang berada di jalan Imam Bonjol pun terlihat sudah mulai dipotong.

Setidaknya, sekitar 30 pohon per Sabtu sudah mulai di pangkas. Ini dilakukan menunjang pengerjaan proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol tersebut.

“Kalau hari ini ada 15 batang pohon yang kami potong. Jadi kalau ditotalkan dengan sebelumnya sudah 30 batang pohon. Kami lakukan bertahap karena mengingat kabel-kabel listrik juga. Ya ini dilakukan terkait pengerjaan proyek pelebaran jalan,” ujar Budi Bangsawan, seorang petugas yang ikut memotong pohon tersebut. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved