Kapal Pesiar Equanimity di Perairan Tajung Benoa Kini Masih Dalam Pengamanan
Kapal tersebut kini masih dalam pengamanan dan pengawasan Polda Bali di Perairan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung.
Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kondisi kapal pesiar mewah Equanimity yang disita oleh Tipideksus Bareskrim Mabes Polri saat ini dinonaktifkan.
Kapal tersebut kini masih dalam pengamanan dan pengawasan Polda Bali di Perairan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung.
Selama proses penyidikan berlangsung, kapal pesiar tersebut tidak beroperasi.
Tampak anggota Bareskrim Mabes Polri, FBI masih berlalu-lalang di atas kapal melakukan pemeriksaan terhadap kru kapal.
Kapal pesiar Equanimity disita karena diduga menjadi bagian dari modus pencucian uang hasil korupsi skandal 1MDB.
Kapal pesiar Equanimity berada di lokasi sekitar 3 kilometer dari pantai Dermaga Timur Pelabuhan Benoa.
Menurut informasi yang dihimpun, kapal pesiar Equanimity sudah berada di Perairan Indonesia sejak 20 November 2017.
Diketahui kapal tersebut hanya diam sejak bulan November tahun lalu di perairan Tajung Benoa, Bali, tanpa ada aktivitas di dalam kapal, hanya ada kru kapal tanpa penumpang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapal-pesiar_20180301_165520.jpg)