Perkumpulan Filatelis Indonesia Provinsi Bali Peringati Hari Filateli 2018 ke-96

Kantor Pos Wilayah Denpasar bersama Perkumpulan Filatelis Indonesia Provinsi Bali memperingati Hari Filateli 2018 yang ke-96 tahun

Perkumpulan Filatelis Indonesia Provinsi Bali Peringati Hari Filateli 2018 ke-96
Tribun Bali/Busrah Ardans
Pengunjung foto bersama dengan background dan motor Dilan 1990 dalam peringatan Hari Fialtelli ke-96, di di Level 21 Mall Denpasar, Kamis (29/3/2018) malam 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kantor Pos Wilayah Denpasar bersama Perkumpulan Filatelis Indonesia Provinsi Bali memperingati Hari Filateli 2018 yang ke-96 tahun di Level 21 Mall, Jl Teuku Umar Denpasar, Kamis (29/3/2018) malam.

Dalam helatan ini, Gede Ngurah Surya Hadinata, Ketua Perkumpulan Filatelis Provinsi Bali mengatakan, perangko-perangko yang ia kumpulkan beserta sampul surat zaman dulu itu bisa bernilai hingga 300-500 juta di pelelangan internasional.

Gede juga mengatakan, perhelatan itu merupakan helatan peringatan Hari Filateli yang 96 tahun.

Selain itu acara tersebut dilengkapi dengan pameran perangko, filateli, pelayanan pos, pelayanan perangko prisma, dan secara khusus re-launching perangko Dilan.

Acara ini merupakan perkenalan untuk masyarakat, bahwa filateli tidak sekadar perangko tetapi memiliki pesan sejarah di dalamnya.

"Ada apresiasi seni dan peradaban. Temanya kami sesuaikan dengan tujuan untuk membentuk karakter bangsa. Ketika perangko itu terbit pasti memunculkan citra bangsa. Misalnya, ketika reformasi maka terbit perangko reformasi, dan lainnya. Itulah yang dinamakan membentuk citra bangsa," jelasnya.

Dikatakannya, mengumpulkan kepingan sejarah dalam kepingan perangko bisa memupuk nasionalisme dan karakter building, disamping perangko sebagai media pembelajaran.

Perangko juga seperti uang hanya negara yang bisa mencetaknya.

Perangko semacam paper ambasador atau duta bangsa.

DItuturkan Gede, ia sudah menjadi filatelis sejak SMP dan telah memiliki lebih dari 20 tema perangko.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved