Sering Dianggap Limbah, Pengrajin Ini Ubah Kulit Kerang Laut Jadi Kerajinan Bernilai Jual

Ketika berwisata ke daerah pantai kita sering melihat kerajinan yang memanfaatkan kerang. Kerajinan itu bisa menjadi cendera mata

Sering Dianggap Limbah, Pengrajin Ini Ubah Kulit Kerang Laut Jadi Kerajinan Bernilai Jual
Tribun Bali/Rino Gale

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ketika berwisata ke daerah pantai kita sering melihat kerajinan yang memanfaatkan kerang.

Kerajinan itu menjadi cendera mata yang khas dijadikan sebagai buah tangan.

Jenis kerang yang dianggap limbah, justru menjadi nilai tambah penghasilan bagi pengrajin kerang, Abdul Gofar.

Bertempat di Jalan straduku no 1 Kelan Kuta Bali, Gofar mengolah limbah kerang laut menjadi kerajinan bernilai jual.

Berbagai macam kerajinan unik dan lucu yang dibuat Gofar berbahan dasar limbah kulit kerang laut.

Kerang yang digunakan Gofar adalah kerang yang kerap kali kita jumpai di tepian pantai.

Cangkang kerang yang keras yang dihasil­kan oleh salah satu hewan golongan mo­luska ini, dianggap sebagai sampah atau limbah yang tidak berguna yang biasa berserakan di pinggir pantai.

Beragam bentuk kerang laut ternyata bisa dijadikan aneka bentuk kerajinan tangan yang unik dan lucu serta bermanfaat.

Seperti yang dilakukan Gofar, ia mengubah limbah kulit kerang menjadi kalung liontin, gelang dan anting.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved