Penerbangan Lion Air JT925 Denpasar-Solo Terdampak Akibat Abu Vulkanik Gunung Merapi
Kembali adanya aktivitas vulkanik dari Gunung Merapi membuat dua Bandara di Semarang dan Solo terdampak harus menutup operasionalnya
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kembali adanya aktivitas vulkanik dari Gunung Merapi membuat dua Bandara di Semarang dan Solo terdampak harus menutup operasionalnya demi keamanan penerbangan, Jumat (1/6/2018).
Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan akibat penutupan operasional di Bandara Adi Sumarmo Solo mengakibatkan penerbangan Lion Air JT 925 Denpasar menuju Solo mengalami penundaan atau delay.
"Demi keamanan penerbangan kami, penerbangan Denpasar - Solo mengalami penundaan waktu keberangkatan. Seharusnya jika sesuai jadwal JT925 dari Denpasar berangkat pukul 17.30 WITA hingga kini belum dapat diberangkatkan," jelas Danang Mandala saat dikonfirmasi Tribun.
Belum dapat dipastikan berapa lama penundaan penerbangan tersebut karena mengikuti rekomendasi dari AirNav Indonesia apakah Bandara Adi Sumarmo Solo sudah aman untuk dilandasi pesawat atau sebaliknya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lion-air_20151121_201332.jpg)