Citizen Journalism

Mengenal Pneumoni, Infeksi Serius Pada Bayi dan Sering Jadi Penyebab Kematian

Banyak kasus kematian bayi terutama yang berumur di bawah lima tahun, disebabkan oleh pneumonia.

Mengenal Pneumoni, Infeksi Serius Pada Bayi dan Sering Jadi Penyebab Kematian
Net
Ilustrasi 

Jika diperiksa dengan stetoskop pada dada, terdengar adanya bunyi cairan di atas paru-paru yang terinfeksi.

Jika pneumonia terjadi setelah bayi lahir, gejalanya timbul secara bertahap.

Jika bayi bernapas dengan bantuan ventilator/alat bantu nafas, maka akan tampak jumlah lendir yang meningkat.

Terkadang bayi menjadi sakit yang disertai naik turunnya suhu tubuh. Batas nafas cepat adalah frekuensi pernapasan sebanyak 50x per menit atau lebih pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 1 tahun dan 40x per menit atau leih pada anak usia 1 tahun sampai kurang dari 5 tahun.

Orang tua harus segera membawa bayi ke pelayanan kesehatan jika bayi mengalami demam tinggi lebih dari 39 derajat C, merintih, sesak nafas, terlihat lemas dan tidak beraktivitas/bergerak seperti biasa.

Untuk menegakkan diagnose pneumonia, harus dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan radiologis.

Pemeriksaan laboratorium umumnya menandakan adanya infeksi bakteri.

Pemeriksaan titer antibody terhadap virus dan mikoplasma dapat dilakukan.

Kajian foto dada digunakan untuk melihat adanya infeksi di paru-paru.

Nilai analisa gas darah untuk mengevaluasi status jantungparu sehubungan dengan nilai oksigen dalam darah.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved