Citizen Journalism

Mengenal Pneumoni, Infeksi Serius Pada Bayi dan Sering Jadi Penyebab Kematian

Banyak kasus kematian bayi terutama yang berumur di bawah lima tahun, disebabkan oleh pneumonia.

Mengenal Pneumoni, Infeksi Serius Pada Bayi dan Sering Jadi Penyebab Kematian
Net
Ilustrasi 

Hitung darah lengkap untuk menetapkan adanya anemia, infeksi dan proses peradangan.

Tes fungsi paru untuk mengevaluasi fungsi paru, kultur darah untuk menetapkan kuman penyebab infeksi seperti virus dan bakteri dan pemeriksaan lainnya.

Komplikasi yang mungkin muncul akibat pneumoni adalah demam menetap, atelectasis (pengembangan paru yang tidak sempurna) karena adanya obstruksi/penyempitan karena penumpukan cairan, efusi pleura (terjadi pengumpulan cairan di rongga pleura/lapisan paru-paru), emfiema (efusi pleura yang berisi nanah), super infeksi, abses/infeksi paru berisi nanah, endocarditis yaitu peradangan katur jantung, meningitis yaitu infeksi yang menyerang selaput otak.

Jika bayi sudah didiagnosa mengalami pneumonia berat/sangat berat, dokter akan menyarankan untuk rawat inap.

Secara umum penanganannya dalah dengan memberikan terapi suportif seperti pemberian oksigen, dan cairan serta nutrisi melalui infus.

Antibiotic akan diberikan secara empiris (sebelumnya dilakukan biakan kuman dan tes sensitivitas).

Sebagai orang tua, hal yang harus diperhatikan adalah gizi pada bayi.

Untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, pastikan berikan ASI eksklusif. ASI mengandung antibody yang penting dalam mencegah infeksi pada bayi. Jika bayi diberikan susu formula, pastikan bayi telah cukup minum. Jika bayi berusia lebih dari 6 bulan dan telah mendapat MPAS (makanan pendamping ASI), tambahkan menu sayur dan buah yang kaya nutrisi pada makanannya.

Ada hubungan yang erat antara malnutrisi pada bayi dengan mudahnya terjadi infeksi pada tubuh bayi. Infeksi pada bayi dapat bertambah berat ketika tidak ada gizi esensial yang diperlukan tubuh.

Begitu pula sebaliknya, infeksi berat dapat mengakibatkan hilangnya zat-zat gizi essential yang diperlukan tubuh. 

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved