Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Libur Lebaran Beri Berkah Pariwisata Bali, Okupansi Naik Hampir 100 Persen

Wisdom yang datang membanjiri Bali kebanyakan dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan berbagai daerah lain di Indonesia

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Rino Gale
Suasana Pantai Dreamland, Desa Adat Pecatu, Badung dipadati para wisatawan mancanegara maupun domestik. Minggu (17/6/2018). Rombongan wisatawan domestik asal Makassar menghabiskan libur lebaran serta melihat keindahan ombak di Pantai Dreamland. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Libur selama Lebaran 2018, nampaknya kian memberikan angin segar bagi pariwisata di Bali, khususnya sektor akomodasi.

Pasalnya, libur yang lebih panjang tahun ini membuat banyak wisatawan domestik (wisdom) datang ke Pulau Dewata.

Saat Tribun Bali memantau beberapa destinasi wisata di Badung selatan, terlihat antrean panjang di Pura Uluwatu dan beberapa destinasi lainnya.

Begitu pula dengan destinasi wisata Sanur di Denpasar.

Hal ini diakui Ketua PHRI Badung, IGN Rai Suryawijaya, Senin (18/6/2018).

Pria yang juga Ketua BPPD Kabupaten Badung ini, mengaku bahwa okupansi hotelnya naik signifikan.

“Hotel saya, Respati Beach Hotel Sanur dan The Batubelig Hotel and SPA, okupansinya 80 persen. Dari tingkat hunian (okupansi) biasanya hanya 70-75 persen,” sebutnya.

Libur panjang ini, kata dia, membuat banyak wisdom datang ke Bali untuk holiday, selain ke puncak di Bandung, dan ke Lombok.

Bahkan di hotelnya, yang selama ini dihuni hampir 95 persen wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa dan 5 persen Australia, kini mix, ditambah kunjungan wisdom dengan persentase kenaikan sekitar 10 persen dibanding biasanya.

“Mereka stay 3-4 hari rata-rata. Kami tidak ada persiapan khusus buat wisdom karena kami memang sudah punya standar sesuai SOP,” jelasnya.

Hotel bintang 3 tersebut, telah menetapkan standar yang sesuai sehingga semuanya berjalan lancar.

Ia pun mengapresiasi pemerintah dengan libur panjang ini karena dianggap ikut membantu Bali dalam mendatangkan wisatawan.

Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA, I Made Ramia Adnyana, yang juga berkecimpung sebagai pimpinan hotel ini, menyebutkan okupansi rata-rata akomodasi pariwisata hotel di Bali naik hingga posisi 99 persen.

Okupansi ini naik dari tanggal 13 Juni sampai 24 Juni 2018 karena libur yang cukup panjang.

“Rata-rata hotel di kawasan Nusa Dua, Benoa, Kuta, dan Legian full book semua,” tegasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved