Ketut Hendra Terkejut Temukan Mayat Pria di Kuburan Adat Desa Ketewel, Begini Komentar Polisi
Sesosok mayat pria ditemukan di kuburan Desa Adat Ketewel, Sukawati, Minggu (24/6) pukul 06.30 Wita.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Sesosok mayat pria ditemukan di kuburan Desa Adat Ketewel, Sukawati, Minggu (24/6) pukul 06.30 Wita.
Mayat tersebut diidentifikasi sebagai Wayan Doble (42) asal Banjar Kacagan, Desa Ketewel.
Polsek Sukawati belum memastikan korban tewas karena bunuh diri atau dihabisi seseorang.
Namun berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Sementara di samping mayat korban ditemukan cairan yang di taruh dalam botol minuman.
Baca: Kesal, Bule Australia Lempar Puntung Rokok dalam Mobil Lalu Pukuli Dua Pria Lokal Ini di Kuta
Baca: Pukul Pecalang dan Polisi Pakai Bambu, Wayan Suardika Menyerah Usai Satu Regu Dalmas Dikerahkan
Informasi dihimpun Tribun Bali, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh I Ketut Wendra (41).
Saat itu, warga Banjar Kucupin, Desa Ketewel itu hendak mengunjungi kuburan keluarganya. Namun tanpa diduga, ia justru menemukan seseorang yang tidak dikenal tidur di samping gundukan jenazah.
Merasa curiga, Wendra pun menyampaikan temuannya tersebut pada Perbekel Ketewel, I Wayan Gede Wijaya (54) dan Kepala Dusun (Kadus) Banjar Keden, I Nengah Kariasa (41).
Setelah dua orang tersebut mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka bertiga lantas memastikan kondisi orang tersebut.
Merekapun terkejut ketika mendapati orang tersebut adalah Wayan Doble, terlebih saat itu ia sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Setelah itu, kasus ini dilaporkan ke Polsek Sukawati.
Tidak berselang lama, Polsek Sukawati langsung melakukan olah TKP, setelah itu membawa jenazah korban ke RSUP Sanglah untuk divisum.
Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Sugiarta mengatakan, saat ditemukan pertama kali, kepala korban menghadap ke barat dengan posisi terlentang.
Di sekitar mayat korban ditemukan minuman botol berisi cairan. Korban saat itu juga membawa tas pinggang, berisi handphone serta dompet yang di dalamnya berisi uang tunai Rp 1.160.000.
“Tidak ada tanda kekerasan, dan barang-barang yang dibawa korban masih utuh, termasuk sepeda motor yang dibawanya juga masih ada,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penemuan-mayat_20180624_232705.jpg)