Gunung Agung Terkini
Volume Lava di Kawah Gunung Agung Bertambah Beberapa Juta Meter Kubik
Hal ini mengindikasikan adanya material lava segar dengan temperatur tinggi di dalam kawah dan masih adanya pergerakan magma
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Eviera Paramita Sandi
Hal ini mengindikasikan adanya material lava segar dengan temperatur tinggi di dalam kawah dan masih adanya pergerakan magma ke permukaan kawah Gunung Agung.
Aktivitas seismik Gunung Agung masih didominasi gempa - gempa dengan frekuensi rendah seperti hembusan dan letusan.
Jumlah Hembusan dari 28 Juni hingga 1 Juli 2018 mengalami penurunan dari 69 kejadian perhari jadi 14 kejadian perharinya.
"Tadi pagi juga terjadi erupsi tiga kali berturut - turut, pukul 06.19 wita, 06.41 wita, serta 06.55 wita. Tinggi kolom pertama 2.000 meter, 1.000 meter, dan ketiga turun menjadi 700 meter," urai Kasbani.
Meski mengalami penurunan namun jumlah hembusan masih dikatakan tinggi.
Tremor menerus tidak terekam sejak 29 Juni 2018 pukul 05.00 wita.
Gempa frekuensi tinggi seperti gempa gempa vulkanik dan tektonik lokal, masih terekam sekitar 2 kejadian perhari.
Amplitudo seismik Gunung Agung mengalami peningkatan tajam di 28 Juni 2018 mulai pukul 09.00 wita.
Amplitudo seismik menurun tajam pada 29 Juni 2018 pukul 05.00 wita.
Setelah itu, pola amplitudo seismik cenderung berfluktuasi dan belum menunjukkan pola peningkatan yang jelas.
Sebelum mengalami erupsi 28 - 29 Juni 2018, pemodelan deformasi mengindikasikan terjadinya pengembungan (inflasi) di tubuh Gunung secara cepat dengan uplift mencapai 1 sentimeter.
Pasca erupsi 29 Juni 1 Juli 2018, gunung sedikit alami pengempisan.
"Walaupun mengalami pengempisan (dedlasi) namun sistem vulkanik belum sepenuhnya mengalami relaksasi. Pengukuran deformasi masih mengindikasikan adanya pembangunan tekanan magma di kedalaman gunung agung," tambah Kasbani.
Hasil analisis PVMBG, kata Kasbani, Gunung Agung masih berada di dalam fase erupsi.
Saat ini, erupsi yang terjadi pada umum bersifat efusif, brupa aliran lava yang mengisi kawah dan eksplosif berupa lontaran lava pijar sekitar kawah serta erupsi abu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20180702_142319.jpg)