Putu Arif Paksa Siswi SMA Lakukan Aksi Tak Senonoh di Hotel, Rekan Putu Arif pun Diajak ke Kamar
Aksinya terbongkar setelah Rekan korban melakukan screenshot percakapannya dengan korban dan menceritakan ke orang lain
Penulis: Putu Candra | Editor: Aloisius H Manggol
Terdakwa kembali menghubungi korban dan meminta ke ruang sebelah. Korban pun sempat menolak, namun terdakwa mengancam jika tidak menuruti perintahnya, korban tidak diikutsertakan menari.
Karena takut, korban menuruti permintaan terdakwa dan menuju ruang tersebut.
Disanalah terdakwa melakukan aksi bejatnya.
Tak berhenti sampai disitu, terdakwa kembali mengancam korban, menyuruh masuk ke ruang guru dan melancarkan aksinya.
Singkat cerita, pada Bulan Januari 2018 sekitar pukul 13.00 Wita seusai latihan menari, terdakwa menemui dan mengajak korban ke Hotel Oranjje.
Permintaan terdakwa untuk berhubungan badan ditolak korban.
Baca: Kisah Siswanto, 24 Jam Terombang-Ambing Sendirian di Perairan Singaraja: Saya Sudah Pasrah
Namun lagi-lagi, terdakwa mengancam dan meminta korban menyusul ke hotel tersebut. Karena takut, korban pun menuruti permintaan terdakwa dan menemuinya di parkiran hotel.
Terungkap terdakwa lebih dari sekali melancarkan aksi bejatnya terhadap korban di Hotel Oranjje.
Bahkan seminggu kemudian korban dipaksa melakukan hubungan intim bertiga bersama saksi inisial KE di hotel tersebut.
Seakan tak puas, terdakwa lagi-lagi menyetubuhi korban di penginapan kawasan Jalan Siulan, Denpasar.
Namun ternyata korban sempat menceritakan perbuatan bejat terdakwa ke temannya (saksi).
Rekan korban (saksi) pun melakukan screenshot percakapannya dengan korban dan menceritakan ke orang lain.
Hal tersebut menjadi bahan pembicaraan, hingga akhirnya orangtua korban mengetahui dan segera melaporkan ke pihak kepolisian.(*)