Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Yuliani Olah Limbah Tanaman Jadi Pengharum Ruangan, Pemesan Potpourri datang dari Mancanegara

Berbagai limbah tanaman bunga, buah, dan rempah yang sudah dibersihkan dirangkai menjadi potpourri

Penulis: Rizal Fanany | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
Produk potpourri karya Yuliani Djajanegara di tempat produksi Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Sabtu (11/8/2018). Selain bisa difungsikan sebagai hiasan juga bisa difungsikan untuk pengharum ruangan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbagai limbah tanaman bunga, buah, dan rempah yang sudah dibersihkan dirangkai menjadi potpourri atau hiasan yang menarik oleh Yuliani Djajanegara, Sabtu (11/8/2018) di tempat produksi Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

Selain bisa difungsikan sebagai hiasan juga bisa difungsikan untuk pengharum ruangan.

Yuliani bercerita kegemarannya berawal dari kecintaanya pada tanaman, Yuli mencoba berinovasi dengan membuat potpourri.

"Sejak kecil suka menanam, semenjak itu saya mengenal ragam jenis tanaman," ungkap pensiunan suster di Jogjakarta ini.

Usai pensiun dari pekerjaanya tidak ingin berdiam diri.

Di hari tuannya dia ingin tetap berkarya.

"Sekarang usia saya sudah tua, mau melamar kerja sudah tidak laku lagi, ya jadinya pengen usaha sendiri," imbuhnya sembari tertawa.

Dia tidak hanya mengenal ragam dan jenis tanaman saja, namun semua khasiat tanaman juga dia ketahui.

Bahkan limbah tanaman pun tetap dia anggap bermanfaat.

Proses untuk menghasilkan satu produk potpourri pun tidak begitu lama.

Mulai dari pengeringan hingga merangkai hanya butuh waktu 2 minggu.

Dalam satu bulan dia bisa memproduksi hingga 200 potpourri.

Bagi dia bisnis ini tidak mengeluarkan modal besar.

Semua bahannya dari limbah tanaman yang dipungut di mana saja.

Bahan yang biasa digunakan yakni buah pinus, buah rotan, buah rasa mala, akar tanaman, tangkai, dan buah kelapa dan banyak lagi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved