Kampung Pelangi Ala Warga Pondok Rukun Pemogan, Meriahkan Momen Agustusan
Jika di Malang ada kampung pelangi, maka di Denpasar juga ada, lho, tepatnya di Pondok Rukun, Jalan Tukad Baru Barat, Br. Panti Gede, Pemogan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jika di Malang ada kampung pelangi, maka di Denpasar juga ada, lho.
Walaupun tidak sehits atau semeriah kampung pelangi Malang, namun ini adalah terobosan yang unik.
Lokasinya berada di Pondok Rukun, Jalan Tukad Baru Barat, Br. Panti Gede, Pemogan, Denpasar.
Baru masuk kampung, akan dijumpai tembok yang dicat warna-warni oleh warga.
Bukan hanya tembok gang, tembok rumah bahkan plafon pun dicat warna-warni.
Paduan warna-warna cerah merah, hijau, biru, kuning, bahkan pink menghiasi pondok ini.
Adalah Abdul Gofur yang juga Ketua Yayasan Pondok Rukun Pemogan Abdul Gofur penggagas kampung pelangi ini.
"Kami semua kan warga-warga pendatang dan sejak dulu kalau Agustusan selalu ramai. Nah untuk tahun ini kami berinisiatif mempercantik lingkungan dengan warna, agar perayaan Agustusan juga semarak," kata Abdul saat ditemui Rabu (15/8/2018) siang.
Inspirasi pertama mengecat tembok ini ia dapatkan dari media sosial temannya di Malang.
"Pertama kali inpirasinya dari Malang. Tapi di sana lebih bagus. Di sini kami warnai satu batako satu warna," imbuhnya.
Kegiatan pengecatan ini dilakukan secara swadaya oleh warga setempat yang dimulai sejak hari Minggu kemarin, dengan luas area yang dicat yaitu delapan blok dengan 200 rumah.
"Dananya, kami iuran secara swadaya dari 25 ribu sampai 30 ribu," katanya.
Untuk catnya sendiri, awalnya warga membeli cat warna putih kemudian dicampur dengan pigmen warna sablon.
Kurang lebih 20 kaleng cat dengan banyak pigmen setengah kilo, satu blok dihabiskan untuk mewarnai tembok di lingkungan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/warna-warni_20180815_155359.jpg)