Edarkan 1000 Butir Pil Koplo, Mul Dibekuk di Kamar Kosnya

Sat Res Narkoba Polresta Denpasar berhasil melakukan penangkapan terhadap lima orang tersangka peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar

Edarkan 1000 Butir Pil Koplo, Mul Dibekuk di Kamar Kosnya
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Lima orang tersangka saat berada di Mako Polresta Denpasar. Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, memimpin gelar rilis kepada awak media terkait tangkapan pihaknya selama beberapa hari terkahir di bulan Agustus ini. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sat Resnarkoba Polresta Denpasar berhasil melakukan penangkapan terhadap lima orang tersangka peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Satu di antaranya, adalah seorang pengedar pil koplo, Mul (35), yang tinggal di Jalan Tukad Oos Denpasar.

Mul digerebek di kamar kosnya dengan barang bukti 1000 butir pil koplo.

Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana menyatakan, Mul ditangkap Senin (20/8/2018) sekira pukul 18.30 WITA, di kosnya Jalan Tukad Oos, Renon, Denpasar.

Ia kedapatan memiliki 1000 butir tabet pil koplo.

Tersangka mendapat barang haram itu dari seorang pria bernama Tomlok, yang tidak diketahui keberadaannya.

"Jadi berdasarkan dari info masyarakat bahwa di kos tersangka sering dijadikan transaksi narkoba. Selanjutnya selama beberapa hari petugas melakukan penyelidikan di tempat tersebut, kemudian melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan di depan kamar kost, lalu petugas langsung melakukan penangkapan terhadap laki-laki yang baru diketahui bernama Mul," ucap Artana, Kamis (30/8/2018).

Artana menyebut bahwa pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1000 butir tablet pil koplo.

Tersangka mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya yang dibeli dari temannya yang bernama Tomlok, yang dikenalnya melalui sambungan seluler.

Tersangka membeli dengan cara transfer uang, kemudian barang pesanan itu ditempel dan diambil tersangka.

"Tersangka belum pernah dihukum. Dan mengaku, baru sekali membeli pil koplo tersebut. Dan kemudian diedarkan ke teman-temannya," ungkap Artana.

Selain Mul, ditangkap pula tersangka bernama Subur (30) karena menggunakan Sabu.

Suma (40) karena menggunakan sabu, kemudian Pungki dan Bejo yang juga kedapatan memiliki sabu-sabu.

"Jadi cuma Mul saja yang mengedarkan pil koplo lainnya ialah pengguna dan juga ada yang mengedarkan sabu-sabu," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved