Anak Agung Wijaya Tewas Ditempat Setelah Motor Maticnya Tabrak Truk, Begini Kata Polisi
Anak Agung Bagus Wijaya Kusuma (60), tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Anak Agung Bagus Wijaya Kusuma (60), tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk pada kilometer 57.00, Banjar Selabih Wanasari, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (10/9) pukul 19.30 Wita.
Lehernya patah setelah menabrak besi pengaman truk.
“Korban meninggal di TKP karena mengalami patah leher setelah menabrak besi pengaman truck bagian belakang,” ungkap Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Wayan Suastika, Selasa (11/9).
Ia menuturkan, saat itu lalulintas di Banjar Selabih Wanasari terpantau normal seperti biasa.
Malam itu, Agung Wijaya datang mengendarai motor matik dari arah timur (Denpasar).
Di saat bersamaan, sebuah truk tronton yang dikemudikan Agus Gunawan (22) yang parkir di areal parkir sekitar TKP hendak keluar untuk melanjutkan perjalanan menuju arah Gilimanuk.
Namun saat korban melaju dari arah timur justru menghantam besi pengaman sampaing kanan truk tronton tersebut hingga terpental cukup jauh.
“Saat truk memotong jalur baru keluar dari parkir, tiba-tiba saja korban datang dari arah timur menabrak besi pengaman samping kanan Truk hingga terpental dan meninggal di TKP,” jelasnya.
AKP Suastika menyimpulkan, dalam peristiwa ini pengemudi truk kurang hati-hati dan lalai saat memotong jalur. Ia tidak memperhatikan kendaraan lain yang datang dari arah timur (Denpasar).
“Pengemudi truk lalai karena tidak memperhatikan kendaraan lain yang sedang melintas,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan_20180912_092403.jpg)