Rekomendasi IMF Sejalan dengan Upaya Pemerintah Indonesia
Dunia masih berkomitmen pada peluang-peluang fiskal hingga 2030 dan soal ini penting bagi indonesia
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Dia juga mewanti-wanti agar Indonesia bisa menjaga neraca perdagangan karena hal ini akan membuat nyaman para investor.
“Untuk Indonesia, ada peningkatan bersih Indonesia sebesar 6,5 persen dari PDB-nya,” tambahnya.
Dia melanjutkan, efisiensi belanja publik mesti diperhatikan oleh pemerintah karena hal tersebut akan meningkatkan angka PDB.
Hal ini penting, mengingat tema dalam umum dalam monitoring fiskal adalah proyeksi ekonomi dalam jangka panjang.
Diakuinya, Indonesia memang mencatat kemajuan yang luar biasa dalam 50 tahun terakhir.
Ini bisa dilihat dari angka PDB dan indikator-indikator lainnya seperti kesehatan, menurunnya angka kematian, dan sebagainya.
“Selalu butuh strategi lanjutan untuk ini, dan kuncinya ada di investasi SDM. Jadi, upaya membangun infrastruktur yang terus dilakukan saat ini harus dibarengi dengan pembangunan SDM, dan itu tidak lepas dari peningkatan mutu pendidkan dan sektor kesehatan,” tuturnya.
Tidak berhenti di situ, Indonesia juga perlu terus memperbaiki sistem perpajakan.
Sebab semua pembangunan itu akan kurang berarti jika tidak ada reformasi sistem perpajakan.
Persentasi pendapatan dari sektor pajak di Indonesia masih sangat rendah, bahkan masih jauh dari angka standar.
“Semua ini dibahas di buku Realizing Indonesia Economic Potention,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk Afrika Selatan, Inggris, dan Italia, Paulo Mauro dari Departemen Urusan Fiskal IMF menyebutkan, yang tengah dihadapi Afsel adalah perbaikan regulasi dan transparansi.
Intinya masih banyak yang mesti dilakukan.
Dia berpandangan, Afsel harus fokus pada rasio utang yang masih tinggi.
Demikian juga dalam sektor pendidikan, dia menyebut Afsel masih perlu terus melakukan efisiensi.
“Sementara untuk kasus Inggris dan Italia, saran kami adalah sudah konsisten dalam beberapa tahun ke depan. Ini penting agar Itali aman dari risiko utang. Pendanaan publik di Itali jadi bagian penting bagi stabilitas ekonomi mereka,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/imf-world-bank-2018_20181011_110514.jpg)