Bayi 1,8 Tahun Terpaksa Dibawa ke BNN, Ayah-Ibunya Ditangkap karena Kasus Narkoba  

Banyak orang merasa iba ketika melihat balita yang baru belajar berjalan ini berada di ruangan para penyalahguna narkotika

Bayi 1,8 Tahun Terpaksa Dibawa ke BNN, Ayah-Ibunya Ditangkap karena Kasus Narkoba   
Tribun Bali
Ilustrasi Pengguna narkoba 

“Ayahnya ini, selain pengguna juga pengedar. Sementara ibunya, berstatus sebagai saksi, kemungkinan hanya akan direhabilitasi,” ujarnya.

AKBP Sukawiyasa mengatakan, pihaknya masih mendalami dari mana pelaku mendapatkan barang terlarang ini, dan kemana saja barang itu diedarkan.

“Pelaku belum mengaku sejak kapan ia mengedarkan. Kami masih dalami semua. Pelaku (ayah bayi) ini pengangguran, sementara istrinya jualan bakso di Gianyar,” ujarnya.

Penangkapan kedua pelaku bermula dari laporan masyarakat, bahwa ada warga penyalahguna narkoba.

Setelah mengumpulkan sejumlah bukti, petugas pun melakukan penggerebekan di rumah pelaku pada Senin (29/10/2018) lalu.

Di dalam rumah, petugas menemukan sembilan klip sabu.

Namun saat itu, petugas hanya berhasil mengamankan DM.

BNN Gianyar kemudian membawa DM ke kantornya.

Lantaran anak DM yang masih berumur 1,8 tahun ini masih membutuhkan ASI, petugas terpaksa mengajak sang bayi ke kantor BNN.

“Selama di sini, bayi itu sangat riang. Keluarga pelaku kami perbolehkan datang ke sini untuk menemani si bayi,” ujar Sukawiyasa.

Diduga merasa kasihan terhadap istri dan anaknya, IBNW yang sempat bersembunyi dari kejaran BNN akhirnya memilih menyerahkan diri pada Rabu (31/10/2018).

“IBNW ini saat kami gerebek rumahnya, dia tidak ada. Rabu kemarin, ia menyerahkan diri ke sini,” ujarnya.(*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved