Warga Kembali Heboh, Colek Pamor Sasar Pelinggih Kelian Adat, Colek Pamor Berkah atau Peringatan?
Warga Kembali Heboh, Colek Pamor Sasar Pelinggih Kelian Adat, Colek Pamor Berkah atau Peringatan?
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Fenomena colek pamor masih menggemparkan warga di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Sampai saat ini, guratan misterius berwarna putih itu telah 'menghiasi' di sembilan pelinggih milik warga, baik yang ada di Banjar Pejarakan dan Banjar Banyuwedang.
Senin (5/11/2018) pagi, giliran Kelian Adat Desa Pejarakan, Putu Suastika yang dibuat heboh.
Baca: Usai Lepas Landas, Pesawat AirAsia Minta Kembali Mendarat di Bandara Ngurah Rai, Ini yang Terjadi
Di Pelinggih Lebuhnya juga terdapat guratan putih tersebut.
Dihubungi melalui saluran telepon, Suastika mengatakan, guratan putih itu baru diketahui pada Senin (5/11/2018) pagi, saat seorang tamu datang ke rumahnya.
Tamu itu lah kata Suastika yang pertama kali melihat adanya guratan putih yang mengiasi di Pelinggih Lebuhnya.
Baca: Dikira Tertidur, Ternyata Tentara ini Meninggal Dunia, Tubuh Serka Made Suastika Dikerumuni Lalat
Kendati demikian, Suastika mengaku biasa saja dalam menghadapi adanya fenomena colek pamor tersebut.
"Selama tidak menimbulkan sebuah permasalahan, saya tidak terlalu menanggapi. Tadi pagi di pelinggih saya juga ada guratan itu. Situasi di rumah nyatanya baik-baik saja. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Kami anggap itu sebagai anugerah. Jangan meboye juga," katanya.
Terkait adanya fenomena colek pamor ini, Suastika mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak majelis desa adat.
Baca: Kombes Lisda Ungkap Bagian Tubuh ini Tak Ditemukan di 105 Kantong Jenazah Penumpang Lion JT 610
Hasilnya, seluruhnya sepakat untuk tidak terlalu menanggapi.
Apakah akan ada ritual khusus yang akan dilakukan oleh krama di Desa Pejarakan terkait fenomena ini?
"Belum ada. Itu kan hanya contrengan. Astungkara itu hanya pesan agar kita sebagai umat beragama meyakini adanya Ida Sang Hyang Widhi Wasa," jawabnya.
Baca: Ini yang Terjadi di Kabin Pesawat AirAsia Selama 30 Menit, Lalu Beri Sinyal Mendarat di Ngurah Rai
Diberitakan sebelumnya, warga di Banjar Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng digemparkan dengan munculnya guratan misterius berwarna putih pada Sabtu (3/11/2018) malam.
Garis yang disangkutpautkan dengan fenomena Colek Pamor ini terdapat di pelinggih Sanggah Merajan milik Ketut Kutang.
Fenomena ini beredar di media sosial Instagram dan Facebook melalui dua potongan video, hingga mengundang perhatian para netizen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/colek-pamor_20181105_102708.jpg)