Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Luh Djelantik Bagikan 1.000 Pasang ke Siswa Buleleng Bali, Tak Ragu Gunakan Gaji dan Tunjangan

Luh Djelantik bahkan langsung memakaikan sepatu pada satu per satu siswa, untuk memastikan ukuran sepatu pas.

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
PAKAIKAN SEPATU - Anggota DPD RI, Ni Luh Djelantik saat memakaikan sepatu pada siswa SD Negeri 7 Banjar. Ia terlihat totalitas dengan memastikan seluruh siswa mendapat sepatu yang pas ukurannya. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Suasana di SD Negeri 7 Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, tampak berbeda dari biasanya. 

Di tengah terik panas matahari, wajah anak-anak sekolah itu terlihat gembira sebab baru saja mendapat sepatu baru. 

Sepasang sepatu berwarna hitam-putih itu merupakan bingkisan dari Anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Ari Pertami Djelantik. Total ada 73 siswa dari kelas I hingga VI yang menerima bantuan ini. 

Bingkisan ini dibagikan langsung oleh Luh Djelantik, saat berkunjung ke sekolah tersebut pada Selasa 12 Mei 2026 siang. 

Baca juga: Ni Luh Djelantik Soroti Fasilitas Umum Gianyar Bali di Medsos, DPRD Gianyar Berikan Tanggapan

Tak hanya sepatu, anak-anak juga mendapat botol minum ramah lingkungan. 

Pembagian sepatu saat itu tidak dilakukan secara simbolis. 

Luh Djelantik bahkan langsung memakaikan sepatu pada satu per satu siswa, untuk memastikan ukuran sepatu pas.

Pada kegiatan tersebut, Luh Djelantik turut memberikan pesan motivasi kepada para siswa agar terus mengejar mimpi tanpa melupakan sikap rendah hati.

"Raihlah impian kalian setinggi bintang di langit, tapi jangan pernah lupa untuk selalu menjejakkan kaki kalian ke tanah. Menjadi pribadi yang humble, rendah hati, berprinsip, dan memiliki integritas," ucapnya.

Kegiatan ini menjadi pemantik kenangan masa kecil Luh Djelantik, yang lahir dari keluarga sangat sederhana. 

Ia mengaku pernah memakai sepatu sekolah berukuran dua hingga tiga kali lebih besar karena kondisi ekonomi keluarga. 

"Sepatu yang Mbok Niluh kenakan di masa kecil ukurannya selalu lebih besar. Jadi pada saat sepatu itu pas, sepatunya sudah rusak," ujarnya kepada awak media. 

Pengalaman itulah yang mendorong Luh Djelantik menggulirkan program 1.000 pasang sepatu. 

Program ini berangkat dari keinginan sederhana, yakni agar anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman dan tetap semangat mengejar cita-cita.

"Kenyamanan sederhana seperti memakai sepatu yang pas dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak-anak," ucapnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved