Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Ketua MPR Ahmad Muzani Klaim 98 Persen Warga Bangga Jadi Orang Indonesia

Ketua MPR Ahmad Muzani Klaim 98 Persen Warga Bangga Jadi Orang Indonesia

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Bahaya handphone- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani saat memberikan Kuliah Umum Kebangsaan di IMK Singaraja, Jumat (15/5/2026). Muzani mengingatkan mahasiswa bahaya handphone jika digunakan tidak benar. Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut 98 persen warga bangga menjadi orang Indonesia. Bahkan 73 persen responden menyatakan siap membela negara termasuk ikut perang. 

Hal tersebut diungkapkan Muzani saat memberikan kuliah umum kebangsaan di Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja, Jumat (15/5/2026). Dalam paparannya, Muzani menyebut mayoritas masyarakat Indonesia masih memiliki kebanggaan tinggi terhadap identitas kebangsaannya.

"Menurut survei yang dilakukan pertengahan bulan Maret kemarin, orang Indonesia bangga terhadap keindonesiaannya 98 persen," ujar Muzani di hadapan dosen dan mahasiswa.

Baca juga: Ahmad Muzani Sebut Mahasiswa Hari Ini Akan Pimpin Indonesia pada 2045

Tak hanya itu, ia juga menyebut sebanyak 73 persen responden menyatakan siap membela negara. Termasuk ikut berperang apabila negara membutuhkan.

“Ditanya lagi, apakah saudara siap membela negara termasuk berperang jika negara memerlukan saudara untuk ikut membela negara? Sebanyak 73 persen siap berperang membela negara," katanya.

Baca juga: Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Handphone Bisa Bikin Mahasiswa Kaya atau Masuk Penjara

Selain itu, Muzani menyebut tingkat pengetahuan masyarakat terhadap Pancasila juga cukup tinggi. Sebanyak 92 persen responden mengaku mengetahui Pancasila, sementara 68 persen disebut hafal lima sila Pancasila secara lengkap.


"Ini menunjukkan bahwa pijakan bernegara kita sudah baik. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan kita dalam bernegara sudah diterima secara umum dengan baik, dan ini menunjukkan bahwa bernegara kita sudah benar. Saya harap ini menjadi sebuah landasan kita bernegara yang bai," tegas Sekjen Partai Gerindra tersebut.


Dalam kuliah umum itu, Muzani banyak menyinggung pentingnya menjaga persatuan bangsa menjelang Indonesia Emas 2045. Ia menilai generasi muda, khususnya mahasiswa, harus memahami konstitusi, budaya bangsa, dan nilai-nilai kebangsaan agar mampu menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.


Ia juga mengingatkan mahasiswa agar bijak memanfaatkan teknologi digital, terutama handphone, sebagai sarana meningkatkan keterampilan dan kualitas diri, bukan justru menjadi sumber masalah dalam kehidupan. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved