Wisnu Bawa Tenaya: Umat Harus Bisa Mengoreksi Diri Agar Tak Jadi Hoaks
Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan bahwa sumber daya manusia perlu disiapkan melalui pendidikan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam pembukaan workshop penyiapan calon pinandita yang digelar Pinandita Sanggraha Nusantara, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan bahwa sumber daya manusia perlu disiapkan melalui pendidikan.
Apalagi saat ini dalam era globalisasi saat ini, serta banyaknya muncul orang yang radikal dan ekstrem.
"Kita sebagai manusia bukan sibuk mencari sorga dan neraka, tapi bagaimana melakukan dharma agama dan negara. Jangan sibuk dan ribut dengan soroh kanan kiri," katanya, Senin (5/11/2018) di aula Kantor PHDI Bali.
Ia juga mengajak semua umat Hindu agar menjaga dan mengoreksi diri masing-masing agar tidak salah ucap dan tidak menjadi hoaks.
Sehingga umat Hindu akan mampu berkompeteisi di dunia global.
"Sehingga tercipta umat yang cerdas, tidak korup, tidak masuk Kerobokan, tidak masuk Sukamiskin," imbuhnya.
Selain itu, pada bidang perekonomian, saat ini Koperasi Hindu juga sedang ditata.
Hal ini bertujuan untuk memajukan rotasi keuangan umat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembukaan-workshop-penyiapan-calon-pinandita_20181105_140900.jpg)