Bali United
Sebelum Terbang ke Makassar, Coach Widodo Buka Suara Soal Main Mata, Ini Penjelasannya
Dua kandidat juara PSM Makassar dan Persija Jakarta harus melewati adangan Bali United untuk mencatat status gelar juara Liga 1 2018.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
Sebelum Terbang ke Makassar, Coach Widodo Buka Suara Soal Main Mata, Ini Penjelasannya
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dua kandidat juara PSM Makassar dan Persija Jakarta harus melewati adangan Bali United untuk mencatat status gelar juara Liga 1 2018.
Posisi Bali United yang bisa dibilang sebagai penentu ini, bisa saja mengundang pihak yang punya kepentingan untuk bermain mata.
Laga Bali United kontra para kandidat juara ini menjadi sangat rawan.
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro pun menegaskan, laga Bali United adalah untuk Bali United.
PSM Makassar akan menjamu Bali United pada pekan ke 32 di Makassar, Minggu (25/11/2018).
Laga ini menentukan bagi Juku Eja. Karena saat ini mereka kantongi 54 poin. Jika kalah, nasib Juku Eja serupa musim lalu saat Bali United menang 0-1 di Makassar.
Sementara Persija akan bertandang ke markas Bali United di Stadion Dipta Gianyar, 2 Desember mendatang.
Persija yang mengantongi 53 poin juga harus menang jika ingin rasakan tropi juara yang lama tak diangkat.
Baca: Bek PSM Makassar Ini Masih Ingat Betul Rasanya Kalah di Momen Bersejarah, Tak Ada Main Mata
Baca: Jelang Laga PSM Vs Bali United- Zulkifli Syukur: Sejarah PSM Diciptakan Lawan Serdadu Tridatu
Baca: Skor Akhir Arema FC 3 Vs 1 Barito Putera- Singo Edan Geser Posisi Madura United
Baca: Skor Akhir Persija 3 Vs 2 Sriwijaya FC- Maman Bikin Stadion Wibawa Mukti Berguncang
Tentu potensi menodai fair play bisa terjadi jika ada negosiasi tim lawan kepada pihak Bali United.
Baik itu kepada pemain secara individu, pelatih, dan manajemen. Semua bisa terjadi jika ada kesempatan.
Widodo Cahyono Putro saat dikonfirmasi menegaskan, hal itu tak akan pernah terjadi di tubuh Bali United.
WCP sapaannya, mengaku tak mudah digoda pihak lain. Hal itu terbukti sejak masih menjadi pemain hingga pelatih saat ini.
"Sejak saya menjadi pemain, saya hanya mendapat kartu kuning sekali. Hingga saat ini menjadi pelatih. Saya tipe orang yang tidak mau diajak begini dan begitu," tegas WCP kepada Tribun Bali saat dikonfirmasi di kediamannya sehari sebelum ke Makassar.
Baca: Ada 4 Eks Pemain Persib di Tubuh Bali United, Spaso Punya Pengalaman Cetak Gol ke Gawang PSM
Baca: PSM vs Bali United, Misi Khusus Skuat Asuhan Coach Widodo di Markas PSM Makassar
Baca: Aroma Insiden Lilipaly dan Comvalius, dan Penghakiman Persib Bandung di Laga PSM Vs Bali United
Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik
Menurut mantan pemain dan pelatih Timnas Indonesia ini, syukurlah karena hingga sekarang tak pernah ada orang yang mengajak begini begitu (main mata).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wcp_20180921_113416.jpg)