Jalan Penghubung Desa Marga dan Desa Selanbawak Tertutup Material Longsor dan Pohon Tumbang
Akibat hujan lebat, tanah longsor disertai pohon tumbang terjadi di jalan penghubung Desa Marga, dengan Desa Selan Bawak
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Akibat hujan lebat yang mengguyur Bali khususnya Tabanan, tanah longsor disertai pohon tumbang terjadi di jalan penghubung antara Banjar Beng, Desa Marga, dengan Desa Selanbawak, Jumat (30/11/2018) pagi.
Menurut informasi yang diperoleh Tribun Bali, peristiwa tersebut diketahui oleh salah satu warga setempat yang kemudian melapor ke pihak desa dan polisi.
Menerima laporan tersebut, polisi bersama petugas Tagana langsung mengecek ke lapangan untuk melakukan evakuasi.
"Kemungkinan terjadinya tengah malam tadi saat hujan lebat. Sekarang sedang evakuasi," ujar Kapolsek Marga, AKP I Gusti Made Sudarma, Jumat (30/11/2018).
Dia mengungkapkan, tanah longsor dan pohon tumbang menutup jalan di sebelah barat ujung jembatan yang menghubungkan dari Banjar Beng, Desa Marga menuju Desa Selanbawak, Kecamatan Marga.
Peristiwa ini diduga akibat curah hujan yang cukup tinggi.
"Sementara ini sambil menunggu petugas BNPB Tabanan datang ke lokasi, sudah dilakukan solusi kelancaran lalu lintas dengan memotong kayu yang tumbang agar lalu lintas berjalan normal," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-saat-proses-evakuasi-tanah-longsor-dan-pohon-tumbang.jpg)