Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

UNHI Resmikan Griya Sehat Pengobatan Tradisional Bali dan Griya Sehat Ayurveda

Universitas Hindu Indonesia (UNHI) meresmikan pusat pengobatan tradisional di Bali yang dinamakan Griya Sehat Ayurveda.

Penulis: eurazmy | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Tribun Bali/M. Ulul Azmy
Peresmian Griya Sehat Ayurveda dalam acara Konferensi Internasional Ayurveda didi Asia Tenggara, Aula Indraprastha UNHI, Jumat (30/11/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kehadiran metode pengobatan tradisional yang terstandarisasi bakal segera terwujud di Bali.

Pada Jumat (30/11) kemarin, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) meresmikan pusat pengobatan tradisional di Bali yang dinamakan Griya Sehat Ayurveda.

Peresmian Griya Sehat Ayurveda ini diresmikan secara langsung oleh Minister of Ayus, Government of India, H.E. Shri Shripad Y. Naik dan juga Rekror UNHI, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S.

Tampak hadir berbagai pihak termasuk dari jajaran Kementerian Kesehatan RI, Pemprov Bali serta puluhan ahli dan praktisi pengobat tradisional dari berbagai negara.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan Konferensi Internasional bertajuk 'International Conference on Ayurveda and Traditional Healthcare in Southeast Asia' yang dihadiri 24 narasumber dari delapan negara di Asia tenggara.

Dalam konferensi ini membahas terkait segala hal menyangkut masa depan pengembangan pengobatan tradisional, terutama warisan pengobatan Usada Bali.

Rektor UNHI Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, hadirnya Griya Sehat Ayurveda ini lahir atas dukungan penuh dari pemerintah Bali dan International Centre for Cultural Studies (ICCS) India.

Griya Sehat yang nantinya akan dijadikan sebagai pusat pelayanan kesehatan traditional di Bali ini mengkombinasikan metode ayurveda dari India dan Usada Bali.

Sementara, Usada merupakan warisan leluhur Bali tentang tata cara pengobatan masyarakat Bali yang masih dimanfaatkan masyarakat hingga kini.

"Jadi akan ada beberapa jenis metode dan sistem pengobatan yang akan dihadirkan dan dikembangkan disini. Ini sebagai bentuk pelestarian tradisi warisan leluhur dalam bidang pengobatan," kata dia kepada Tribun Bali usai peresmian.

Selain sistem pengobatan, lanjutnya, juga akan dibangun sistem pengetahuan secara akademis dengan membentuk Program Studi Kesehatan Tradisional di UNHI.

"Tentu semua media pembelajaran dan fasilitas akan segera kita hadirkan. Targetnya nanti bisa setara dengan rumah sakit pendidikan lain," harapnya.

Ayurveda, terang dia, telah diakui di dunia kedokteran sebagai sistem pengobatan yang bersifat preventif atau pencegahan seperti menggunakan media pengobatan psikis, spiritual atau metode alternatif lain.

"Akan juga ada fasilitas rawat inap mungkin bisa sampai sehari jika memang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Untuk obat kita akan lebih konsen ke sumber tumbuhan herbal tanpa efek samping tertentu," jelasnya.

Sebagaimana dikatakan Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster melalui perwakilannya menyebutkan warisan leluhur ini perlu diberdayakan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved