Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Manajemen Bandara Setujui 765 Extra Flight, Antisipasi Liburan Natal dan Tahun Baru 2019

Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tuban, Badung melakukan persiapan dalam menyambut libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Hiburan - Seorang anak melihat hiburan di areal bandara Ngurah Rai, Kuta, Badung, kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tuban, Badung melakukan persiapan dalam menyambut libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru).

Di antaranya penambahan 765 penerbangan atau extra flight.

Hal ini sebagai antisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang.

“Kami menyetujui 765 tambahan penerbangan (extra flight). Dari total 765 penambahan penerbangan, rute penerbangan tertinggi adalah rute dari dan ke Soekarno-Hatta, dengan total pengajuan 270 extra flight. Disusul rute dari dan ke Surabaya dengan 254 penerbangan, dan Lombok dengan 98 extra flight,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Senin (24/12/2018).

Menurutnya, dibandingkan tahun lalu, kenaikan pengajuan extra flight tahun ini cukup tinggi.

Tahun lalu, permohonan hanya sejumlah 477 extra flight, sementara di tahun ini ada 765 permohonan atau naik sekitar 60 persen.

Untuk jumlah seat, 765 permohonan extra flight tersebut mengakomodir sekitar 145 ribu kursi atau naik sebesar 65 ribu kursi dibanding tahun lalu.

Persentase kenaikannya cukup luar biasa, hampir 80 persen.

Pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah berkoordinasi dengan pihak airline dan ground handling.

Hal ini agar dapat memperhatikan waktu pelayanannya jika terjadi lonjakan jumlah penumpang dan peningkatan traffic penerbangan.

“Kami juga akan memperhatikan kesiapan alat produksi seperti landasan, apron, alat navigasi penerbangan, kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting dan juga genset,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain menjaga keamanan di area bandara, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kelancaran arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari dan menuju bandara.

Selama Posko Nataru berlangsung, turut disediakan pula layanan kesehatan untuk para penumpang dan mobil ambulans yang siaga selama 24 jam di area Terminal Kedatangan Domestik.

Ambulans tersebut sebagai antisipasi jika terdapat pengguna jasa bandara yang memerlukan bantuan kesehatan yang bersifat mendesak.

Penumpang Bisa Nikmati Hiburan dan Game

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved