5 Seniman Bali Ramaikan Denpasar Festival 2018 dengan Mural

5 Seniman Bali ikut ramaikan acara Denpasar Festival (Denfest) ke-XI dengan membuat lukisan mural

5 Seniman Bali Ramaikan Denpasar Festival 2018 dengan Mural
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Dewa Johana/Pansaka (baju hitam) dan teman-temannya ikut memeriahkan mural Denpasar Festival (Denfest), di kawasan bundaran Patung Catur Muka, Puputan Badung, Bali, Jumat (28/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 5 seniman Bali ikut ramaikan acara Denpasar Festival (Denfest) ke-XI pada Jumat (28/12/2018), di Kawasan Patung Catur Muka, Puput Badung, Bali.

5 seniman Bali tersebut adalah Dewa Johana atau Pansaka, KuncirSV, Zolalongor, Vonzeauleus dan Swoofone.

Mereka rutin melakukan gerakan mural di beberapa wilayah di antaranya Jalan Sulawesi, Gang Rajawali Tengku Umar, Gang Berlian Sanglah dan Gang Berlian Mengwi.

"Tujuan kami itu melakukan edukasi. Kami menyediakan seni yang bisa dinikmati di ruang publik. Mengajak masyarakat sekitar untuk berkesenian," ucap Pansaka (31), salah satu seniman Bali yang ikut memeriahkan Denfest ke-XI.

Dijelaskan juga, tujuan lain yaitu untuk mendekatkan diri dan diterima di masyarakat.

Media yang biasa digunakan yaitu media tembok.

Dengan ciri khas karakter, tema dan garis.

Tema yang diambil oleh kelima seniman ini yaitu lingkungan dan budaya.

Contoh tema lingkungan yaitu yadnya Bali di Bali.

Sedangkan, tema budaya yaitu budaya memakai kebaya baru.

Kegiatan kelima seniman dan teman-teman perkumpulan mural ini biasa dibagikan di media sosial @rurunggalery dan @muralpascapanen.

"Kami dalam setahun sudah 4 kali melakukan mural. Kami ingin mengubah stigma kalau mural sebagai seni yang liar," tutupnya.(*)

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved